Nampak penyerahan secara simbolis bantuan dari salah seorang pengurus Ikami SulSel Provinsi Papua kepada warga penerima bantuan paket sembako. (Irfan /LPC)

Ketua KKSS Mansur Tuntaskan Pembagian 1.213 Paket Sembako Gubernur dan Wakil Gubernur Papua ke Warga Terdampak

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Papua telah selesai mendistribusikan 1.213 paket bantuan stimulan dalam bentuk sembako yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam hal ini Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Kamis (21/5/2020).

Nampak penyerahan secara simbolis bantuan dari salah seorang pengurus Ikami SulSel Provinsi Papua kepada warga penerima bantuan paket sembako. (Irfan /LPC)

Disebutkan oleh Ketua BPW KKSS Provinsi Papua, Dr. H. Mansur M. S.H, M.M, distribusi bantuan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua itu disalurkan pada ribuan warga Sulawesi Selatan (SulSel) di Kota Jayapura yang terkena dampak akibat pandemi wabah Coronavirus (Covid-19).

Mulai didistribusikan sejak Sabtu, 9 Mei 2020, paket yang berisi bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Papua itu terdiri dari 20 kg beras, satu karton mie instan, ikan kaleng sebanyak 7 kaleng, 5 liter minyak goreng, biskuit 1 kaleng dan kopi jahe 2 renteng yang didistribusikan bagi warga SulSel yang ada di Distrik Abepura, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Jayapura Utara dan Distrik Heram.

Pria yang akrab disapa Mansur itu menerangkan, dalam skema pembagian bantuan stimulan berupa sembako pasca yang ditentukan penetapan pembatasan aktivitas di Jayapura, memang mendahulukan pembagian bantuan dari Pemprov Papua terlebih dahulu kepada warga yang sudah keluar namanya dari hasil verifikasi Disperindag Papua.

“Totalnya yang kami peroleh dari Pemprov Papua itu sebanyak 1.213 paket bantuan sembako, ada sekitar 87 paket bantuan itu dibuat daftar tambahan. Karena mungkin ada warga yang tidak tahu atau memang tidak mau datang ambil maupun pada saat disetor namanya orang itu memiliki kemampuan.”

“Maka itu, kita buat lagi daftar tambahan dan ini atas persetujuan staff Disperindag Papua. Sehingga kami buat daftar baru sekitar 87 orang, kemudian tadi kami salurkan kepada warga yang sudah masuk namanya dan memang sangat-sangat membutuhkan bantuan tersebut. Seperti di Hamadi ada 28 paket bantuan sembako yang kita antarkan langsung kesana, kemudian di Heram dan Abepura juga ada sekitar 15 orang serta sebagian di wilayah Jayapura Selatan,” jelas pria yang juga Ketua Umum Yapis di Tanah Papua ini.

“Oleh karena itu, kami tim KKSS Peduli Covid-19 dari teman-teman pengurus KKSS Papua bersama IWSS dan Ikami SulSel Provinsi Papua nyatakan sudah tersalurkan 1.213 paket bantuan sembako itu lengkap dengan bukti tanda terima masing-masing warga penerima sesuai dengan paket bantuan tersebut. Jadi tidak ada yang dikurangi, malah ada yang kita tambah paket bantuannya. Itulah resikonya, karena ada warga yang datang salah ambil saat mencocokkan data namanya sesuai NIK atau KK,” tambah Mansur.

Contohnya, pada hari pertama ada warga yang datang hanya membawa fotocopy KTP atau KK guna mencocokkan data namanya sesuai daftar NIK. “Tapi, sesungguhnya bukan yang bersangkutan yang tertera namanya. Sehingga di hari keempat, kami buat aturan kepada warga selaku penerima bantuan sembako untuk mengambil paket bantuannya itu dengan membawa membawa KTP asli, guna kami cocokkan NIK, nama dan wajah penerima bantuan. Ini masalahnya, karena kurang lebih ada 20 paket bantuan yang ditambah namun kami sudah bisa atasi,” bebernya.

“Namanya urus orang banyak, ya pasti ada kelemahan (kekurangan) dan kelebihan. Kita syukuri itu semua. Tapi kami di KKSS tidak ada masalah, yang penting lengkap tersalurkan ke warga yang betul-betul berhak menerima sesuai data verifikasi dari Disperindag,” sambung Mansur.

Lanjutnya, setelah paket bantuann dari Pemprov Papua dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Papua selesai dibagikan untuk warga SulSel di Kota Jayapura yang terdampak Covid-19, akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan swadaya dari KKSS Provinsi Papua.

“Jadi setelah yang punya pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur habis kita distribusikan hari ini, besok akan kita lanjutkan dengan mulai mendistribusikan paket bantuan swadaya dari KKSS Papua yang merupakan donasi dari para donatur yang ada di KKSS,” ungkap Mansur.

“Jadi skema kami untuk distribusi bantuan berjalan berkesinambungan, sehingga yang hari ini belum menerima bantuan dari Pemprov Papua harap tunggu dulu, karena pendistribusian untuk bantuan swadaya KKSS akan berjalan lagi,” tekannya.

Untuk itu, Mansur menyampaikan apreasiasi atas kepedulian Pemprov Papua untuk membantu warga SulSel yang terdampak Covid-19 di Kota Jayapura ini. Selain itu, Mansur juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua atas bantuan ribuan paket sembako yang diberikan kepada KKSS Papua untuk disalurkan ke warga SulSel yang terkena dampak akibat wabah Covid-19.

“Atas nama warga KKSS, saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak Gubernur Lukas Enembe, bapak Wakil Gubernur Klemen Tinal dan bapak Sekda Papua, serta seluruh jajaran Pemprov Papua terutama di Disperindag, yang telah memperhatikan warga melalui bantuan stimulan dari Pemprov Papua dalam bentuk sembako,” ucapnya.

“Karena dari 1.723 nama yang diusulkan untuk mendapat bantuan, sehingga kami mendapatkan perhatian dalam bentuk bantuan sembako itu sekitar 1.213 paket. Hal itu patut di syukuri, karena secara realita memang warga kita sangat membutuhkan bantuan tersebut. Walaupun tidak merata atau tidak semua dapat. Tapi harus kita maklumi, bahwa tidak mungkin pemerintah semua harus menutupi dengan kondisi saat sekarang ini kebutuhan-kebutuhan yang ada di warga. Pasti ada kekurangan dan juga ada kelebihan yang terjadi di lapangan,” tukas Mansur. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here