Ketua Satgas Covid-19 Abepura, Dinosius Deda, S.TP (kanan), Kapolsek Abepura, AKP.Clief Duwitd, SE., S.IK (kiri), Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey (tenggah). Richard (LPC)
Ketua Satgas Covid-19 Abepura, Dinosius Deda, S.TP (kanan), Kapolsek Abepura, AKP.Clief Duwitd, SE., S.IK (kiri), Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey (tenggah). Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Dukung penerapan pembatasan waktu aktifitas masyarakat, pada Pukul 14:00 atau jam 2 Siang, guna memutus mata rantai penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19), di Kota Jayapura, Papua. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM RI), secara nasional melakukan survei kepatuhan.

“Ya, kami Komnas HAM, secara nasional, mulai melakukan survei kepatuhan, atas pembatasan waktu aktifitas masyarakat, yang dilakukan oleh pemerintah, dalam memutus penyebaran Covid-19,” kata Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey, Jumat (22/05/2020), di Jayapura.

Sebut, Frits, survei kepatuhan dilakukan, tuk bagaimana melihat penerapan-penerapan pemerintah dalam melakukan pembatasan-pembatasan sosial, terhadap warga negara, tapi juga sejauh mana warga negara patuh terhadap pembatasan waktu itu.

“Di Komnas HAM saat ini, ada tim pemantuan gugus tugas kebijakan penanggulangan Covid-19, dimana khusus melakukan survei
penerapan pemerintah dalam melakukan pembatasan sosial, terhadap warga negara, tapi juga sejauh mana warga negara patuh terhadap pembatasan waktu itu. Dan hasil surveinya akan diumumkan pada pekan depan,” ujar Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua.

Sekedar diketahui, survei kepatuhan Komnas HAM Papua itu, dilakukan lansung, kepada Satgas Covid-19 Abepura, yang sedang melakukan rasia sweeping di lampu merah, Mako Brimob Polda Papua, Kota Raja, Kota Jayapura, Papua. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here