Virus Corona Juga Menjadi Ancaman Serius di Benua Amerika, selain benua lainnya juga mengalami hal yang sama. (https://www.hpnonline.com/infection-prevention/screening-surveillance/article/21131601/us-covid19-cases-rise-to-over-86000-now-the-highest-total-in-world)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Sebagaimana telah disampaikan oleh Presiden Trump, Amerika Serikat bekerja dengan rekan-rekan serta mitra-mitranya di seluruh dunia untuk mengkoordinasikan upaya-upaya kami dalam menghentikan penyebaran pandemi COVID-19.

Amerika Serikat menghargai kerjasama dengan para sekutu dan mitra untuk melawan pandemi ini dan merencanakan pemulihan bersama. Selain kepemimpinan Presiden dan Menteri Luar Negeri dengan rekanan di G7, G20, ASEAN dan beberapa pihak lainnya, Deputi Menteri Luar Negeri Stephen E. Biegun telah melakukan koordinasi setingkat wakil menteri via telepon dengan dengan para sekutu dan mitra sejak tanggal 19 Maret.

Komunikasi ini telah memungkinkan Amerika Serikat dan mitra Indo-Pasifik kami untuk saling berbagi gagasan dan contoh terbaik guna merespon tantangan yang khusus dan kompleks yang ditimbulkan oleh pandemi global serta merencanakan pembukaan kembali kegiatan ekonomi kami dengan aman, sejalan dengan kepentingan bersama kami untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Amerika Serikat terus bekerja sama secara erat dengan mitra-mitra kami di Indonesia dalam upaya tanggap COVID-19 di Indonesia, dan kami berkomitmen untuk mendukung teman-teman Indonesia kami saat kita menghadapi krisis global ini.

  • Di Indonesia, hingga saat ini Amerika Serikat telah berkomitmen sebesar 7,3 juta dolar (113 miliar rupiah) guna mendukung upaya tanggap COVID-19 skala nasional. Program-program kami mencakup upaya percepatan mendeteksi dan melacak kasus, investasi untuk mencegah penyebaran penyakit, dan mendukung upaya menyelamatkan mereka yang sakit.
  • Mendukung peningkatan pengujian dan pengawasan adalah salah satu prioritas utama kami, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  AS (CDC) telah memberikan bantuan teknis untuk membantu mengembangkan strategi pengujian nasional. USAID telah memberikan bantuan senilai lebih dari 1 juta dolar untuk mendukung kapasitas laboratorium dan menyediakan suplai pengujian.
  • CDC, berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan U.S. Association for Public Health Laboratories, mendukung pelatihan secara virtual untuk para teknisi laboratorium di seluruh penjuru negeri guna memastikan bahwa laboratorium beroperasi berdasarkan pengetahuan dan praktik pengujian yang sesuai dengan standar.
  • Kami juga bekerja untuk menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia melalui peningkatan komunikasi risiko dan praktik kebersihan. Melalui USAID dan CDC, pemerintah AS bermitra dengan UNICEF dan John Hopkins University untuk meningkatkan komunikasi krusial seputar COVID-19. Kemitraan kami telah menghasilkan kampanye tingkat nasional dan regional untuk meningkatkan kesadaran publik tentang penyakit ini dan mengajarkan masyarakat cara yang lebih baik untuk melindungi diri sendiri dan sesama.

Melalui kolaborasi antar-mitra Indo-Pasifik, kami telah:

  • Berhasil memulangkan puluhan ribu warga negara kami kembali ke keluarga dan orang-orang yang mereka cintai, walau perbatasan negara telah ditutup dan penerbangan komersial tidak beroperasi;
  • Memfasilitasi pemeliharaan pasokan penting peralatan perlindungan dan alat-alat kesehatan yang vital untuk memperkuat kemampuan sistem kesehatan masyarakat kami dalam memerangi pandemi;
  • Menekankan pentingnya warga negara asing yang bekerja di sektor ekonomi yang esensial di negara kami dapat tetap bekerja;
  • Mengidentifikasi negara-negara di Indo Pasifik yang rentan terhadap efek pandemi dan berkoordinasi bagaimana memberikan dukungan terbaik untuk mereka yang berisiko;
  • Berkolaborasi menegakkan aturan internasional berbasis hukum dan perdamaian dan keamanan, serta melawan mereka yang berupaya mengeksploitasi pandemi untuk melemahkan prinsip-prinsip ini, termasuk melalui disinformasi;
  • Mendiskusikan opsi-opsi evaluasi independen terhadap wabah COVID-19 untuk mengklarifikasi fakta seputar asal usulnya, perkembangannya menjadi pandemi, dan respons WHO, untuk mencegah krisis kesehatan global di masa depan.
  • Menegaskan kembali pentingnya berbagi informasi secara bebas, transparan, dan cepat dalam menanggapi penyakit menular;
  • Mengidentifikasi peluang dalam pertemuan dan forum multilateral, termasuk APEC, ASEAN serta forum-forum yang terkait dengan ASEAN, G7, dan G20 guna menanggapi dan mengatasi tantangan yang ditimbulkan pandemi; dan
  • Berbagi praktik terbaik tentang bagaimana masyarakat yang bebas dan terbuka dapat memerangi pandemi dengan tetap menegakkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Ketika kita mulai membuka kembali akses untuk masyarakat dan memulai kembali kegiatan ekonomi global, Amerika Serikat dan mitra-mitra di Indo-Pasifik akan terus berkolaborasi, melalui upaya-upaya bilateral, dengan ASEAN, APEC serta upaya multilateral lainnya untuk:

  • Berbagi praktik dan pelajaran terbaik saat masyarakat, sektor usaha, serta pemerintah kita kembali bekerja;
  • Mengurangi dampak penutupan perbatasan dan berkurangnya jaringan transportasi pada rantai pasokan global;
  • Menjaga konektivitas penerbangan dan transportasi yang diperlukan untuk pergerakan penting bagi barang dan manusia, termasuk perjalanan dinas;
  • Memperkuat ketahanan dan kesinambungan rantai pasokan regional dan global untuk berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran masyarakat internasional;
  • Memajukan upaya mengembangkan vaksin, diagnostik, dan terapi, dan saat telah dikembangkan nanti, memastikan bahwa mereka tersedia, bisa diakses, dan terjangkau untuk semua pihak;
  • Mendorong tranparansi dan publikasi data kesehatan masyarakat dan informasi yang tepat waktu dengan komunitas internasional untuk mengatasi ancaman penyakit infeksi baru serta potensi ancaman kesehatan global;
  • Meningkatkan kemampuan institusi dan forum internasional dalam merespons pandemi dan krisis di masa depan;
  • Mengambil langkah untuk mendorong kembali pertumbuhan global dan kesejahteraan ekonomi;
  • Memimpin upaya global untuk membantu negara-negara rentan membangun ketahanan dan memiliki sumber daya untuk merespons pandemi; dan
  • Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan tatanan internasional berbasis peraturan, bersamaan dengan menegakkan prinsip-prinsip transparansi, pertanggungjawaban dan berbagi informasi yang akurat, serta melawan upaya-upaya oleh mereka yang berusaha merusak prinsip-prinsip ini melalui disinformasi dan pengunaan paksaan.

Amerika Serikat dan mitra-mitra Indo-Pasifik kami menyambut baik koordinasi dengan para mitra dan organisasi internasional yang turut menginginkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, yang memungkinkan semua negara untuk makmur berdampingan sebagai negara merdeka dan berdaulat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here