Bupati Puncak Bantu Pembangunan Gedung Baru Kingmi Edoutou Argapura

0
353

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Anggota jemaat Kingmi Edoutou di Jalan Pipa Argapura,Kota Jayapura,tak perlu berlama-lama bersedih,setelah gerejanya terbakar bersama dengan rumah gembala, Rabu (13/5),karena  mereka akan memiliki bangunan gereja yang baru,kepastian tersebut, dikatakan oleh Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si, yang menyembangi gedung gereja tersebut,langsung meletakan batu pertama pembangunan gereja tersebut,Kamis (14/5/2020),kemarin.

Hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, sekretaris Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt,Silas Mom,S.Th, ada juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura DR.Frans Pekey,Ketua Klasis Kota Jayapura, Pdt,Marthen Mauri,S,Th,dan sejumlah gembala dari gereja Kingmi di Tanah Papua, kehadiran bupati juga untuk memberikan penguatan kepada jemaat tersebut,sekalian Bupati juga memberikan bantuan sembako dan juga pembagian 500 masker kepada warga jemaat, termasuk membantu biaya kontrak rumah untuk gembala jemaat.

Bupati Puncak Willem Wandik, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura DR.Frans Pekey, pihak sino Kingmi di Tanah Papua, saat peletakan batu pertama pembangunan gereja jemaat Kingmi Edoutou di Jalan Pipa Argapura,Kota Jayapura,Kamis (14/5),kemarin. (Diskominfo Puncak)

Staf gembala jemaat Pdt,Darius Nawipa sendiri mewakili anggota jemaat, menyampaikan ungkapan terimah kasihnya kepada Bupati Puncak Willem Wandik, karena dalam sehari, bisa hadir untuk memberikan penguatan, sekaligus membantu membangun gereja.

“Saya bersyukur, masih ada orang yang Tuhan gerakan, untuk membantu kami jemaat sini, puji Tuhan, Bupati bisa bantu bangun gereja, berikan kami uang untuk mencari kontrak sementara, Tuhan akan membalas semua kepada pak Bupati,”ujarnya.

“soal pembangunan gedung gereja,kami akan membantu tenaga pembangunan gedung gereja ini,”tambahnya.

Sementara itu,Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si mengatakan, kedatangannya ke jemaat tersebut, karena sebagai anak yang dibesarkan di daam gereja Kingmi di Tanah Papua, sehingga kedatangannya untuk memberikan penguatan kepada warga jemaat, sekaligus untuk membangun kembali gedung gereja tersebut,termasuk rumah gembala,apalagi gereja Kingmi Endotou, merupakan gereja pribumi pertama di Kota Jayapura, dan memiliki nilai sejarah bagi penyebaran dan pelayanan gereja KINGMI DI kota Jayapura.

“ini mungkin maksud Tuhan juga, sehingga kita bisa bangun gereja yang lebih megah lagi, Saya datang bersama dengan tukang, tinggal kita sepakati gambar, dan pembangunan sudah bisa dilaksanakan,”ujarnya.

“yang penting kita sama-sama bantu tenaga dan bahan saja, jangan terlalu banyak rapat,target saya, jika Tuhan menghendaki,Tahun depan, sudah selesai, bersama dengan rumah gembala,”tambahnya.

Karena gereja ini memiliki sejarah dalam pelayanan gereja Kingmi di Kota Jayapura, maka Willem Wandik, berharap agar ada dukungan dari para kaum profeional gereja kingmi, untuk ikut menyumbang dalam pembangunan gedung gereja ini,baik semen, paku,dan lainnya.

“Untuk jemaat, kita minta bantu untuk mobilisasi bahan dari bawa ke atas, karena kendaraan tidak bisa sampai di lokasi pembangunan, kita harus satu hati, dengan demikian gereja bisa secepatnya dibangun,”tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura DR.Frans Pekey,mengajak anggota jemaat untuk memaknai apa rencana Tuhan dibalik musibah ini, musibah ini perlu dilihat dari sisi positif, bahwa dengan ini untuk lebih dekat dengan Tuhan, Tuhan menguji iman kita,warga jemaat, Tuhan punya masud tersendiri,dan butinya Tuhan sudah mengutus hambanya, untuk membantu pembangunan gedung gereja yang baru.

“saya sebagai yang dituakan di Kota Jayapura dari suku Mee,juga sebagai anak Tuhan, dan sebagai pemerintah Kota, pasti juga akan membantu untuk mendukung pembangunan gedung gereja ini,yang utama adalah dalam situasi musiban seperti ini, kita perlu dekat dengan Tuhan,”pungkasnya.(Diskominfo Puncak)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here