Memutus Mata Rantai Covid-19, Selama Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah Umat Islam Sholat Dirumah

1
150
“Tahun ini, berbeda dengan bulan suci Ramadan ditahun sebelumnya, karena saat ini kondisi kita sedang dalam darurat, kondisi kota kita sedang dalam perang melawan  virus corona,” kata Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM. (Humas)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah kota Jayapura keluarkan himbauan kepada seluruh umat islam di Kota Jayapura, selama bulan suci Ramadan tidak melakukan sholad berjamaah taraweh, di masjid-masjid, hal ini dilakukan untuk karena situasi kota Jayapura yang sedang memerangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Tahun ini, berbeda dengan bulan suci Ramadan ditahun sebelumnya, karena saat ini kondisi kita sedang dalam darurat, kondisi kota kita sedang dalam perang melawan  virus corona,” kata Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM.

Himbauan ini disesuiakan dengan amanah Majelis Ulamat Indonesia (MUI) Kota Jayapura dan Kakanwil Kementrian Agama Kota Jayapura, berdasarkan Patwa MUI yang dijabarkan dalam himbauan terebut..

“Tidak boleh melakukan sholad Tarawe di masjid-masjid, tidak boleh kita melakukan nuzul quran berjamaah di masjid seperti biasanya  dan  seluruh umat muslim tidak melakukan aktivitas buka puasa bersama dengan skala besar. “

“Taraweh dan buka puasa dapat dilakukan di rumah masing-masing dengan keluarga kita,  dengan mematuhi standar protokol yang dikeluarkan pemerintah Kota Jayapura,”tegas Wakil Wali Kota.

Hal di lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di kota Jayapura, diharapkan dengan mematuhi protokol pemerintah, kita bisa melawan dan memutus penyebaran virus covid-19 ditengah masyarakat. (Humas)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here