Dinas TPH Kab,  Jayapura Rutin Salurkan Sayuran Segar ke Warga Terdampak Karantina Covid-19

1
297
"Kami terus memberikan bantuan sayuran selain bantuan bahan makanan," kata Kepala Dinas tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Jayapura, David A. Zakaria, S.Pt kepada tim media covid 19 di Posko induk Covid 19 Kabupaten Jayapura, Senin (4/5/2020). (Humas Covid-19 Kabupaten Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Selain bantuan sembilan bahan pokok, dari pemerintah daerah Kabupaten Jayapura, ratusan warga yang sedang menjalani masa karantina wilayah tertentu di pasar lama Sentani, juga mendapatkan bantuan sayuran segar dari pemerintah melalui dinas ketahanan pangan dan hortikultura Kabupaten Jayapura.

pembagian sayuran ini diberikan bersamaan dengan distribusi bahan makanan yang diserahkan oleh pemerintah daerah kabupaten Jayapura melalui dinas sosial. (Humas Covid-19 Kabupaten Jayapura)
pembagian sayuran ini diberikan bersamaan dengan distribusi bahan makanan yang diserahkan oleh pemerintah daerah kabupaten Jayapura melalui dinas sosial. (Humas Covid-19 Kabupaten Jayapura)

“Kami terus memberikan bantuan sayuran selain bantuan bahan makanan,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, David A. Zakaria, S.Pt.,  kepada tim media covid-19 di Posko induk Covid-19 Kabupaten Jayapura, Senin (4/5/2020).

Dia mengatakan. untuk sayuran segar yang dibagikan kepada warga yang dikarantina di pasar lama Sentani itu dibeli langsung dari sejumlah petani lokal yang ada di wilayah kota Sentani.

“Kami beli dari kelompok kelompok tani yang ada di wilayah kota Sentani, ungkapnya.

Dikatakan,  pembagian sayuran ini diberikan bersamaan dengan distribusi bahan makanan yang diserahkan oleh pemerintah daerah kabupaten Jayapura melalui dinas sosial.

Dia pun mengakui sejauh ini belum semua warga mendapatkan sayuran tersebut. Hal ini disebabkan karena minimnya ketersediaan sayuran di kelompok tani yang ada. Karena selain melayani pembelian dari pemerintah, petani petani lokal ini juga harus melayani beberapa pelanggan penjual sayur lainya.

“Jadi persediaan kita masih terbatas karena jumlah produksi sayuran juga dibagi dengan para para pelanggan lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, upaya pemerintah membeli sayur dari masyarakat atau kelompok tani yang ada di Kabupaten Jayapura ini sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi terhadap masyarakat. Dengan begitu para petani sayuran tidak terlalu terkena dampak akibat minimnya pembeli.

“Jadi ini juga yang didorong oleh Bapak Bupati supaya ada pemberdayaan terhadap para petani yang ada di wilayah ini,” tambahnya. (Irfan / Humas Covid-19 Kabupaten jayapura)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here