Bupati Mathius Awoitauw : Pemanfaatan Wisma Atlet Untuk Penanganan PDP Covid-19 Terus Disosialisasikan

0
179
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura yang juga menjabat sebagai Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE, M.Si., kepada wartawan di kantor bupati Jayapura, selasa (28/4/2020). (Humas Covid-19 Kabupaten Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan bangunan Wisma Atlet yang terletak di Doyo Baru Sentani Kabupaten Jayapura untuk penanganan pasien dalam pengawasan Covid-19.

“Kami sudah turun sosialisasi, kemarin saya sendiri yang turun untuk sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura yang juga menjabat sebagai Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE, M.Si., kepada wartawan di kantor bupati Jayapura, selasa (28/4/2020).


Dia mengatakan, kegiatan sosialisasi perlu dilakukan guna memberi pemahaman kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar Kompleks bangunan Wisma Atlet itu, agar mereka bisa memahami apa saja dan bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan dan membatasi penyebaran covid-19.

“Sosialisasi dilakukan dengan menghadirkan semua tokoh masyarakat tokoh adat yang ada di wilayah itu supaya mereka bisa memahami,” kata Mathius.

Dia menegaskan pemanfaatan bangunan Wisma Atlet itu sudah mendapat persetujuan dari Kementerian PU PR Republik Indonesia. Saat ini pekerjaannya masih di kebut karena ada beberapa bagian dari bangunan itu yang masih dalam proses finishing.


Sehubungan dengan itu, pemerintah juga tetap memilih opsi lain selain Wisma Atlet itu.

Dia mengakui pemerintah tentunya mempunyai keterbatasan keterbatasan dalam menyikapi pandemi covid 19 ini. Untuk itu dia meminta semua masyarakat agar terus mendukung upaya dan kerja pemerintah melalui tim gugus tugas yang sudah dibentuk.

“Masyarakat, RT, RW. Kita menolong orang yang kita tidak tahu siapa. Dan dari keterbatasan itulah kita melihat bagaimana supaya tenaga medis kita ini bekerja maksimal dengan fasilitas yang memadai dan salah satunya adalah tempat untuk mereka bisa bekerja,” ungkapnya.

Dia menambahkan,  terkait dengan rencana pemerintah untuk menggunakan Wisma atlet sebagai tempat perawatan PDP Covid – 19 memang mendapat penolakan dari warga setempat. Namun pihaknya berharap melalui sosialisasi yang dilakukan pemerintah saat ini bisa membuka pemahaman masyarakat terkait dengan upaya upaya penanganan Covid – 19 ini.

“Kami pastikan bahwa pelayanan dan penanganan Covid – 19 ini disesuaikan dengan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan,” ujarnya. (Irfan / Humas Covid-19 Kabupaten Jayapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here