Dampak Covid-19, Kadishub Alfons Sesalkan Penutupan Jalan Nasional Dibatas Kota

1
185
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan kebijakan penutupan akses lalu lintas di jalan nasional tepatnya di batas kota antara Kota dan Kabupaten Jayapura secara sepihak oleh Pemerintah Kota Jayapura. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan kebijakan penutupan akses lalu lintas di jalan nasional tepatnya di batas kota antara Kota dan Kabupaten Jayapura secara sepihak oleh Pemerintah Kota Jayapura.

 

“Kami dalam hal ini Pemkab Jayapura melalui Dinas Perhubungan tentu sangat menyesalkan langkah Pemkot yang menutup sepihak akses jalan di batas kota itu, karena jalan itu jalan nasional,” kata Alfons Awoitauw, Jumat (24/4) kemarin.

 

Alfons menjelaskan sehubungan dengan kebijakan penutupan ruas jalan nasional tersebut oleh Pemerintah Kota Jayapura seharusnya secara mekanisme dan harus dibicarakan terlebih dahulu, kemudian baru disepakati secara bersama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Jayapura serta Pemerintah Kabupaten Keerom.

“Secara Aturan itu harus ada percakapan antara Pemerintah Kabupaten Jayapura Pemerintah Kabupaten Keerom dan Pemerintah Kota Jayapura,” katanya.

Selain itu, untuk edarannya harus dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi Papua. Karena ruas jalan yang ditutup itu merupakan ruas jalan nasional. Di mana, secara kewenangannya berada di Balai Wilayah Jalan. Kemudian yang berikut berkaitan dengan kebijakan karantina wilayah antar Kabupaten, semestinya harus dibicarakan terlebih dahulu pada level pimpinan daerah.

 

“Sehingga namanya pos terpadu, seperti itu,” beber Alfons dengan singkat.

 

Terkait hal itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura sudah mengusulkan ke Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua untuk mengadakan pertemuan antara tiga Dinas Perhubungan dari masing-masing daerah tersebut.

 

“Sudah ada personil yang ditempatkan di batas kota, karena ini jalannya jalan nasional. Maka atensi itu, seharusnya datang dari provinsi bukan dari kabupaten atau kota,” tambahnya. (Irf)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here