Salah satu pengurus IPPMM di Kota Jayapura, Nathalis Bame. Richard (LPC)
Salah satu pengurus IPPMM di Kota Jayapura, Nathalis Bame. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Mare (IPPMM) Provinsi Papua, di Kota Jayapura, kesal atas tidak berjalanannya pelayanan public atau pelayalanan terhadap masyarakat, di Distrik Mare, Kabupatan Maybrat, Provinsi Papua Barat.

“Kami menyoroti kinerja Kepala Distrik Mare, Kabupatan Maybrat, Papua Barat, yang kami nilai bliau tidak evektif dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat di tingkat distrik,” kata salah satu pengurus IPPMM di Kota Jayapura, Nathalis Bame, kepada Lintas Papua.Com, Jumat (24/04/2020) di Jayapura, Papua.

Sebut Nathalis, dari sisi pelayanan public tidak jalan kepada masyarakat. Dan sebagai pejabat ditingkat distrik, Kepala Distrik Mare, Dominggas Apia Sera S.IP, sejak pengakatannya hingga sekarang, sudah 3 tahun, tidak ada bukti sesuatu yang dibuatnya.

“Sudah 3 tahun menjabat sebagai kepala distrik, tidak mampu mengelolah struktur organisasi dalam kantor distrik. Hingga berdampak pada pelayanan masyarakat,” ujar Nathalis.

Sebagai penegasannya, tegas Nathalis Bame, sebagai mahasiswa Mare di Kota Jayapura, dengan tegas meminta, Bupati Maybrat, Drs. Bernad Sagrim, MM, segera mengevaluasi kinerja Kepala Distrik Mare itu.

“Bupati Maybrat jangan berdiam diri, koreksi kinerja Kepala Distrik Mare yang tidak efektif. Jika tidak direspon suara kami ini, kami Ikatan Mahasiswa Mare siap duduki Kantor Bupati Maybrat,” pinta Nathalis, mengakhiri wawancara dengan Lintas Papua. (Richard/Lintas Papua)

1 KOMENTAR

  1. Sangat penting dievaluasi tidak perlu bupati kabupaten Maybrat ganti kepala distrik tersebut kepada anak asli Mare

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here