Simpati Mulai Mengalir, KKSS Kabupaten Jayapura Sumbang Makanan untuk Tenaga Medis dan Pasien

0
314
Nampak Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, SE, ketika menyerahkan secara simbolis bantuan makanan atau panganan khas Sulawesi Selatan yang diterima oleh Direktur RSUD Youwari, DR. dr. Petronella M. Risamasu, M.ked.Trop, di RSUD Youwari, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/4/2020) kemarin. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Petugas medis di RSUD Youwari hingga kini masih terus melakukan perawatan kepada tujuh orang pasien positif virus Corona di rumah sakit plat merah tersebut.

Meski mereka memiliki resiko tinggi tertular, para petugas medis tetap bekerja untuk menyembuhkan para pasien.

Terdapat sejumlah masyarakat yang bersimpati kepada petugas medis maupun pasien, sehingga memberikan bantuan makanan kepada mereka yang bertugas di sana.

“Kami dari RSUD Youwari mengucapkan terima kasih untuk solidaritas, perhatian dan juga supportnya. Bantuan kue ini akan menjadi semangat bagi kami, bukan hanya petugas saja. Tapi, dokter, perawat dan semua yang terlibat dalam pelayanan seperti pihak sekuriti yang jaga saat ini di rumah sakit,” ujar Direktur RSUD Youwari, DR. dr. Petronella M. Risamasu, Mked.Trop, di RSUD Youwari, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/4/2020) kemarin sore.

Selain memberikan kue atau panganan khas Sulawesi Selatan ini kepada petugas medis, pihaknya juga sering membagikan kepada para pasien positif Coronavirus yang sedang dirawat di RSUD Youwari.

“Bahkan berkat-berkat seperti ini sering kami bagikan kepada pasien. Ini menunjukkan perhatian dari masyarakat, pada hari ini bapak Dewan (Wagus Hidayat) mewakili Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang langsung datang membawa bantuan panganan kue. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih banyak dan semoga ini menjadi berkat bagi kami maupun bagi KKSS,” ucap dokter Mala demikian sapaan akrabnya kepada wartawan.

Ketersediaan APD (Alat Pelindunng Diri) untuk tenaga kesehatan hingga saat ini masih kurang.

“Saya kira masalah sekarang, kalau ditanya kekurangan pasti semua rumah sakit berteriak APD (Alat Pelindung Diri). Karena itu sangat penting untuk melindungi kami dalam memberikan pelayanan kepada pasien, juga memutus mata rantai penularan dari pasien kepada petugas medis. Memang ada perhatian dari pemerintah dan juga sumbangan-sumbangan dari pihak swasta serta sumbangan dari perorangan,” kata dokter Mala.

Jika ditanya kekurangan soal APD, kata dokter Mala menyampaikan bahwa pihaknya selalu membutuhkan karena itu setiap saat selalu dipakai dan habis dipakai langsung dibuang.

Adapun hingga Sabtu (18/4/2020), pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 mengumumkan jumlah pasien positif Covid-19 di daerah tersebut bertambah menjadi 21 kasus.

“Saya sendiri melihat wabah pandemi Coronavirus ini yang melanda dunia, khususnya kami di Kabupaten Jayapura. Saya datang kesini karena saya merasa terpanggil untuk ikut berbuat. Jadi sebagai ketua KKSS Kabupaten Jayapura, saya berusaha untuk memotivasi para petugas medis ini tetap semangat dan pasien yang dirawat juga merasa diperhatikan. Keterpanggilan saya untuk membantu ini, saya harap bisa memberikan manfaat dan juga semangat baru buat tenaga medis maupun pasien,” ujar Owner PT Semuwa Group.

“Hari ini, kami serahkan bantuan kue berupa panganan khas Sulawesi Selatan sebanyak 8 jenis rupa yang dikemas dalam kotak besar. Kue-kue tradisional dari Sulawesi Selatan yang diserahkan ini, karena saya juga sebagai ketua KKSS berusaha untuk membuat serta memberikan yang terbaik untuk tenaga medis maupun para pasien yang ada di rumah sakit ini,” sambung pria yang juga Anggota DPRD Kabupatenn Jayapura.

Bantuan berupa panganan khas Sulawesi Selatan yang diberikannya ini, kata pria yang akrab disapa Dayat, akan berlangsung ada warga yang dirawat di RSUD Youwari maupun yang diisolasi di tempat-tempat karantina yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Bantuan kue-kue tradisional Sulawesi Selatan itu akan disalurkan setiap hari. Insya Allah, kita akan perhatikan selalu. Karena bukan hanya di rumah sakit saja, tapi kemarin di salah satu tempat isolasi atau karantina selain di rumah sakit ini, juga ada tempat isolasi di sebuah hotel yang kami datang bawakan makanan atau panganan khas yang sama. Serta di beberapa tempat, kami juga telah memberikan bantuan-bantuan bahan makanan di sejumlah rekan-rekan kita yang membutuhkan,” tukasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here