12 Pendeta Doakan Kota Jayapura Terhindar Dari Wabah Covid-19

0
733

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Guna memerangi bahaya wabah Corona Virus Desease atau covid-19 di kota Jayapura, 12 pimpinan gereja di Koa jayapura gelar doa menolak Wabah  covid-19, yang di pusatka di titik nol kota jayapura, tepatnya di taman Yos Sudarso, Imbi, Distrik Jayapura Jayapura Utara, pukul 12.00 wit, Sabtu, 18 April 2020.

Doa berlangsung khusyuk, di hadiri  pimpinan gereja dari GKI Port Numbay, FKUB, PGGS, Api Kota, dan JDS, serta para pendeta.

Ketua klasis Port Numbay, Pdt. Hein Carlos  Mano menjelaskan, doa yang dilakukan merupakan upaya pemulihan kota Jayapura dan menolak segala bencana dan dampak yang diakibatkan oleh wabah covid-10

“Dampak atau pengaruh dari covid-19 ini sangat besar, sehingga mempengaruhi perekonomian, di Kota ini, bahkan membuat masyarakat panik dan menderita, oleh sebab itu sebagai hamba Tuhan, wajib mendoakan Kota ini,”jelas Pdt. Carlos Mano

Dipilih lokasi tama imbi sebagai pusat doa, di ungkapkan  sebagai titik nol kota jayapura untuk bereserah kepada Tuhan. “oleh Anugrah Tuhan, Pertolongan Tuhan, juga untuk memberikan niat dan khikmad, untuk melawan covid-19,’’ungkap Pdt. Carlos Mano

Doa untuk kota Jayapura, akan dilakukan  selama 3 hari, dan hari  kedua akan dilakukan di Batas Kota dan Kabupaten Jayapura, dan pada hari ketiga, minggu 19 april 2020, akan di tutup di Kediaman Wali Kota, Jalan Jeruk Nipis Kotaraja.

“Besok malam Kami akan berkumpul di batas kota, di Waena, dan pada hari ketiga dihari minggu, kita akan berkumpul di kediaman Wali Kota di kotaraja, untuk mendoakan hal yang sama,” Jelas Pdt.Carlos Mano.

Ditegaskan, pihak gereja akan selalu mendukung langka-langka pemerintah untuk mencegah dan memutus penyebaran wabah virus corona di kota Jayapura.

SUASANA DOA PARA PIMPINAN GEREJA UNTUK KOTA JAYAPURA

“Kami terus mendukung, pemerintah kota, baik keamanan TNI Polri, juga para medis kesehatan, terutama gugus tugas yang dibentuk, “katanya.

“Kami mendoakan sungguh-sungguh para medis, untuk melakukan tugas yang mulia ini, untuk kemanusiaan Indonesia, yang ada di kota Jayapura ini,”lanjut Pdt. Carlos Mano. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here