Wabup  Piter Gusbager Minta Masyarakat Keerom Jaga diri dan Keluarga

0
243
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP., saat memberikan keterangan kepada media. (Arief / lintaspapua.com)

Karena Jika ada Resiko Kesehatan, Pasien non Covid-19 Tak Bisa Dirujuk ke Jayapura

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Merebaknya wabah Covid -19 ternyata berdampak luas, salah satunya adalah RS-RS di Kota Jayapura karena konsentrasi terhadap Covid-19, maka mereka sudah tak menerima pasien rujukan selain masalah atau gejala Covid-19.

Untuk itu, Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengingatkan masyarakat Keerom untuk meenjaga kesehatan dan aktivitas sehari-harinya agar tak mengalami celaka atau kecelakaan yang mengharuskannya di rawat.

‘’Selaku pemerintah, saya sebagai Wakil Bupati Keerom menyampaikan kepada masyarakat bahwa untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, karena kondisi hari ini semua RS yang ada di Jayapura baik RSUD Dok II, RSUD Abepura, Bhayangkara dan RS Dian Harapan semua sudah full dan dalam kondisi konsentrasi untuk menangani kasus-kasus yang terkait Covid-19,’’ungkapnya kepada Lintaspapua.com, kemarin.

Ia menambahkan kasus ini baru diketahuinya saat terjadi kecelakaan kendaraan yang membawa masyarakat dari Towe yang mengalami kecelakaan di Waris. Dimana ada 11 warga yang mengalami kecelakaan dan dua diantaranya hendak dirujuk ke Jayapura namun ditolak karena alasan tersebut.

Kecelakaan itu sendiri sebelumnya sudah merengut nyawa salah satu korban yaitu sopir kendaraan tersebut. Belakangan diketahui, kedua korban yang hendak dirujuk itu pun ternyata mengalami nasib serupa, yaitu meninggal di RSUD Kwaingga, arso.

‘’Karena hal ini, maka saya minta kepada masing masing kepala kampung, kepala distrik untuk mengingatkan warganya agar tak melakukan aktivitas yang memiliki resiko kecelakaan dan lainnya yang berdampak pada diri masing masing,’’ungkapnya.

Ia mengingatkan agar seluruh keluarga agar menjaga diri dan anak-anak mereka semua untuk tak melakukan hal-hal yang berbahaya atau membahayakan diri sendiri dan orang lain. ‘’Saya minta hal-hal ini ditekankan oleh kepala distrik, kepala kampung hingga aparat dibawahnya agar meminta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here