Hal disampaikan langsung dalam Rapat bersama Gubernur, Forkopimda, dengan Bupati serta Walikota dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona Virus Disase 2019 (Covid-19) konsektual Papua di Gedung Negara Selasa, (24/03/2020). (MG)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nikolaus Kondomo mengatakan dengan tegas bahwa sudah ada instruksi khusus dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, terkait dengan pencegahan Covid-19 di Daerah yang ada di seluruh Indonesia termasuk di Papua terkait dengan Penggunaan Anggaran Negara.

Hal disampaikan langsung dalam Rapat bersama Gubernur, Forkopimda, dengan Bupati serta Walikota dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona Virus Disase 2019 (Covid-19) konsektual Papua di Gedung Negara Selasa, (24/03/2020). (MG)

Hal disampaikan langsung dalam Rapat bersama Gubernur, Forkopimda, dengan Bupati serta Walikota dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona Virus Disase 2019 (Covid-19) konsektual Papua di Gedung Negara Selasa, (24/03/2020).

Nikolaus Kondomo mengatakan sudah ada instruksi langsung dari Kejaksaan Agung RI, dengan penanganan kasus Covid 19.

“Kami diperintahkan langsung kepada seluruh Kepala Kejaksaan yang ada di seluruh Indonesia dan kami di Papua untuk,mendukung kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Gubernur,” jelas Nikolaus Kondomo di rapat yang berlangsung di Gedung Negara dok V Jayapura, Selasa, (24/03/2020).

Nikolaus Kondomo juga mengingatkan kepada semua kepala daerah bahkan siapa saja untuk penanganan kasus Covid 19 yang berkaitan dengan pengendalian keuangan daerah atau APBD khusus pada penangan kasus ini.

“Pengalihan anggaran Kepala Kejaksaan Agung RI juga tegaskan bahwa jangan ada yang main-main terhadap pengalihan jenis keuangaan negara pada kasus Covid 19 untuk keuntungan pribadi. Tidak boleh kalau ada yang bermain disini kita akan proses secara hukum, dan dituntut maksimal hukuman mati,” tegas Kondomo.

Dirinya mengungatkan kepada para Bupati dan Walikota di daerah agar jangan sampe salah penggunaan anggaran sesuai arahan dari Bapak Gubernur. “Jangan sampai salah digunakan orang yang tidak bertanggung jawab, kalau sampai ada kita akan proses dan dituntut hukuma mati, ini yang perlu saya sampaikan,” tutupnya. (MG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here