Kepulauan Yapen Studi Banding Madrasah di Kabupaten Keerom

0
165
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K bersama Kepala MIN Keerom, dan Kep. Kemenag Kepulauan Yapen dalam acara penyambutan peserta Study Banding Madrasah di Kabupaten Keerom, kemarin (19/03/2020). (Arief /LPC)

KEEROM (LINTAS APPUA) –  Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Keerom, Jaifuri, Arso III, menerima kunjungan tim studi banding dari pimpinan madrasah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kegiatan Studi banding ini dilakukan karena Kabupaten Keerom dinilai memiliki madrasah-madrasah baik ibtidaiyah, tsanawiyah maupun aliyah yang baik dalam menerapkan pola-pola pendidikan dan manajemen kemadrasahan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K. (Arief /LPC)

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K didampingi jajaran pimpinan Kemenag Keerom diantaranya Kasie Bimmas dan Pendis, Kamal Aswath, SAG, Kasie Urusan Haji, Miherani A, SAg, Kepala MIN, H. Arsad W, dan jajaran menerima langsung rombongan studi banding dari Kemenag Kab Kepulauan Yapen.

Acara penyambutan dilakukan di Aula MIN Arso, Jaifuri, pada Kamis (19/03/20). Rombongan dari Kab. Kep. Yapen terdiri dari kepala Kementerian Agama Kab. Kep. Yapen, Adolina Wopi, STh, dan beberapa pimpinan madrasah di Kab. Kepulauan Yapen.

Dalam sambutannya, kepala kemenag Keerom menyampaikan adalah suatu kegembiraan bagi madrasah dan kemenag Keerom menerima kunjungan dari Kab. Kep. Yapen. ‘’Ini adalah kunjungan tamu yang kedua bagi kab. Keerom, setelah setahun lalu dengan maksud yang sama, rombongan dari Kabupaten Merauke,’’ungkapnya.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Keerom, Jaifuri, Arso III, menerima kunjungan tim studi banding dari pimpinan madrasah Kabupaten Kepulauan Yapen. (Arief /LPC)

Ia juga mengemukakan bahwa madrasah-madrasah di keerom dalam kiprahnya memajukan pendidikan agama di Keerom telah melakukan kerjasama lintas sector untuk mewujudkan madrasah yang maju dan modern. Diantaranya sekarang MIN sudah menjadi sekolah yang menerapkan pendidikan berprilaku hidup sehat, lalu Mts Nurul Huda menjadi sekolah hijau atau green school, dan lain sebagainya.

 

‘’Untuk kemajuan pendidikan madrasah kita juga kerjasama lintas sector diantaranya beberapa program dengan dinas pemberdayaan perempuan dan anak untuk menciptakan sekolah layak anak, menciptakan sekolah adiwiyata bekerjasama dengan dinas lingkungan hidup, membentuk generasi berencana atau Genbi kerjasama dengan dinas Dalduk dan KB, Keerom, dan lain-lainnya,’’ungkapnya lanjut.

Ia menyebut, semua hal tersebut muara yang diharapkan adalah adanya peningkatan kualitas umat yang dimulai dari generasi muda terdidik dan berahlakul karimah. ‘’Semua ini kita buat dalam rangka menghadirkan madrasah yang hebat dan bermartabat dihadapan umat,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here