Resmi Ditutup, Musrenbang RKPD Hasilkan 90 Program dan 190 Kegiatan

0
173

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Rencana Kerja Pemerintah Darah (RKPD) tahun 2021, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (19/3/2020) kemarin siang.

Ketua Panitia Pelaksana Musrenbangda RKPD Tahun 2021, Parson Horota, mengatakan dari seluruh pembahasan dalam Musrenbang selama dua hari itu, usulan dari 19 Distrik, 5 Kelurahan dan 139 Kampung di Kabupaten Jayapura itu usulan sebanyak 323 program, 298 kegiatan dan 276 sub kegiatan.

“Dari seluruh usulan itu, total program sebagai rancangan RKPD tahun 2021 yang telah terakomodir sebanyak 90 program, dengan jumlah kegiatan sebanyak 190 dan 289 sub kegiatan yang diterima,” ujar Parson Horota yang juga Sekretaris Bappeda Kabupaten Jayapura, ketika dikonfirmasi wartawan media online ini usai penutupan acara Musrenbangda RKPD Tahun 2021, di Aula Lantai II, Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (19/3/2020) siang.

Dia mengatakan, selanjutnya hasil rumusan tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan kepala daeerah dan juga akan melihat arah kebijakan dari RPJMD.

“Jadi itu pun kita akan sesuaikan dengan kebijakan-kebijakan kepala daerah, kemudian juga kita akan lihat arah kebijakan dari RPJMD itu sendiri. Hal-hal paling pokok yang akan kita jawab sesuai dengan RPJMD itu sendiri ada sekitar 15 program dan 39 kegiatan itu yang nanti kita lanjutkan ke Provinsi untuk pelaksanaan Musrenbang tingkat Provinsi yang sesuai dengan kewenangan-kewenangan di Provinsi,” kata Parson Horota.

“Yang menjadi kewenangan kabupaten itu yang akan kita kerjakan, lalu yang bukan kewenangan kabupaten atau tidak bisa kita lakukan itu kita kirim ke Provinsi karena itu kewenangannya Provinsi,” sambungnya.

Selain itu, kata Parson, dari 190 program yang diterima akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, dengan memperhatikan pendapatan atau alokasi belanja yang bisa digunakan untuk membiayai kegiatan. Sedangkan untuk kegiatan penyediaan infrastruktur lebih mengarah ke pengembangan ekonomi kreatif.

“Untuk kegiatan ekonomi lebih ke pengembangan Kakao, Sagu, perikanan dan juga program Hortikultura, kalau untuk budaya itu menjadi kewenangan distrik, yaitu Distrik Membangun Distrik (DMD). Sekitar 1,4 triliun rupiah total belanja langsung dan tidak langsung, tetapi disitu kita akan lihat ada belanja aparatur dan publik. Kalau di RPJMD kita akan menggunakan angka itu seandainya ada penambahan transfer kepada daerah, maka kita akan sesuaikan transfer yang masuk,” jelasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan Musrenbangda Kabupaten Jayapura RKPD 2021 yang berlangsung selama 3 hari dan telah menghasilkan sejumlah program maupun kegiatan di tahun 2021 itu mendapat apresiasi dari Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Mathius menuturkan, pelaksanaan telah rampung sesuai jadwal meski situasi saat ini sedang dihantui keresahan akan wabah virus Corona (Covid-19), tetapi para staff tetap setia melaksanakan kegiatan Musrenbang.

“Meski ada pengumuman dari pemerintah Provinsi untuk meliburkan pegawainya, tetapi disini mereka tetap setia mengikuti kegiatan Musrenbang. Intinya kegiatan pemerintahan tidak boleh berhenti,” imbuhnya.

Selain itu, Mathius juga menambahkan apa yang telah dirumuskan hasil dari sejumlah perencanaan tetap harus diteruskan ke tingkat Nasional, setelah rampung pemerintah tinggal memikirkan hal-hal baru, termasuk menjaga dan mempertahankan standar pelayanan yang sudah ditetapkan bersama.

“Apa yang sudah dihasilkan semua staf harus dilaksakan dengan konsisten. Maksudnya, konsisten menjalankan tugasnya dan jangan buat gerakan tambahan lagi, karena kita sudah canangkan daerah ini bebas korupsi, dalam pelaksanaan tugas harus dilakukan secara serius agar semua berjalan lancar,” tukasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here