Nampak para petugas medis sedang melakukan pemeriksaan suhu badan menggunakan alat Thermometer untuk antsipasi virus corona,kepada Bupati Puncak, Willem Wandik, dan warga masyarakat lain yang baru turun dari pesawat  di Bandara Aminggaru,Ilaga,kamis (19/3/2020),kemarin. (Diskominfo Puncak)

Petugas lakukan pemeriksaan suhu tubah di Bandara Aminggaru Ilaga

ILAGA (LINTAS PAPUA) – Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si, bersyukur sampai saat ini di wilayahnya masih aman dari Virus corona (covid-19), sesuai dengan protocol kesehatan penyebaran virus tersebut, meski begitu, untuk mengantisipasi merebaknya virus ini di Kabupaten Puncak, maka Bupati Puncak dan forkompinda di Kabupaten Puncak, telah melakukan rapat dan telah mengambil sejumlah langkah penting.

Diantaranya, meliburkan kegiatan sekolah selama 14 hari ke depan, terhitung sejak Rabu, 18 Maret sampai dengan 31 Maret, nantinya 1 april, sambil menunggu petunjuk selanjutnya, sesuai dengan protocol kesehatan secara nasional dan provinsi.

Demikian hal tersebut disampaikan usai menghadiri sosialisasi dan doa Bersama tentang perkembangan pencegahan virus corona (covid-19) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, di Aula negelar, Ilaga,Kabupaten Puncak, Rabu (18/3),kemarin.

“puji Tuhan sampai saat ini, Puncak masih aman, meskipun begitu sejauh ini, kita tetap melakukan lngah anstisipai dengan himbauan-himbauan dan menjalangan protocol kesehatan,”ungkapnya Kepada wartawan, usai kegiatan sosialsasi.

Bahkan bukan saja pelajar di Kabupaten Puncak, tetapi para ASN juga di liburkan dari kegiatan di kantor,dengan lebih banyak melakukan aktvitas di rumah alias kerja dari rumah,dengan tetap melakukan kordinasi dengan pimpinan OPD, termasuk membatasi pertemuan-pertemuan umum yang melibatkan orang banyak.

“Saya himbau untuk ASN tidak keluar dari Puncak selama 14 hari ke depan, apalagi kegiatan ke Jakarta atau daerah yang epindemi penyebaran virus lagi tinggi,kita tetap tinggal di ilaga, nikmati kondisi alam di sini, biar kalian lebih sehat di sini,jangan keluar daerah, bawah penyakit ke sini,”ungkapnya.

Willem wandik juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan kabupaten Punck, yang sudah melakukan langkah mengenai penanganan virus corona, salah satunya, dengan membentuk tim siap siaga Corona, bahkan menyiapkan ruangan khusus di Puskemas rawat inap di Ilaga, sebagai ruangan khusus pasien virus corona.

“Saya salut, meski kita berada di wilayah pegunungan, dengan fasilitas yang terbatas, namun kesiagapan para dokter dan medis di sini, dengan segala daya dan upaya, sudah cukup baik, membuat hingga masyarakat Puncak menjadi tenang,saya berterima kasih kepada kalian,”terangnya.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat warganya untu  membiasakan hidup bersih dan sehat, engan mencuci tangan dengan sabun, termasuk menutup mulut dan hidug ketika sedang batuk atau bersin.

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak demus Wonda mengatakan, untuk mengatasi virus corona atau Covis-19, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antsipasi, salah satunya membentuk tim siap siaga virus corona, termasuk menyiapkan ruang khusus isolasi di Puskemas rawat inap Ilaga.

Nampak para petugas medis sedang melakukan pemeriksaan suhu badan menggunakan alat Thermometer untuk antsipasi virus corona,kepada Bupati Puncak, Willem Wandik, dan warga masyarakat lain yang baru turun dari pesawat  di Bandara Aminggaru,Ilaga,kamis (19/3/2020),kemarin. (Diskominfo Puncak)

“Bahkan kami juga sudah meniapkan petugas kami, untuk melakukan tes suhuh tubuh thermometer infra red,di Bandara aminggaru,bagi masyarakat yang hendak turun dari pesawat, maupun hendak keluar dari ilaga,disamping itu, sosialisasi juga kami lakukan, agar masyarakat bias melakukan langkah-langkah anstipasi virus ini,”tambahnya.

Acara sosialisasi tentang virus corona tersebut, diakhiri oleh doa Bersama, yang dipanjatkan oleh dedominasi gereja dan agama yang ada di Kabupaten Puncak, intinya mereka berdoa, agar cobaan saat ini, seperti virus corona,segera berlalu dan kondisi di Kabupaten Puncak, aman dan damai.(Diskominfo Puncak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here