Patrinus Sorontou : Peran Guru dan Orang Tua Faktor Penting dalam Pendidikan dan Ciptakan SDM Berkualitas

0
373
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Patrinus R. N. Sorontou, saat di wawancara. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Sebagai orang tua, tentunya anda menyadari pentingnya pendidikan bagi masa depan anak. Karena alasan tersebut, menyekolahkan anak dengan biaya tinggi pun tidak menjadi masalah, yang penting anak berhasil dan menjadi orang sukses.

Tahukah Anda? Keberhasilan pendidikan pada anak bukan hanya tani jawab pihak sekolah saja. Namun, dipery peran guru dan juga orang tua untuk mencapai keberhasilan program pendidikan tersebut.
Kolaborasi peran guru dan orang tua dalam pendidikan anak akan membuat hasil yang dicapai lebih maksimal.

Hal ini yang disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou, yang mengomentari persoalan yang terjadi di sejumlah sekolah antara siswa (anak) dan guru, juga hingga melibatkan orang tua maupun kelompok lain.

Kata Waket II DPRD Patrinus Sorontou, bahwa kolaborasi yang baik antara orang tua dan guru dalam mendidik anak akan menciptakan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas. Sebab meski di sekolah anak murid telah menerima pelajaran, namun tanpa ada dukungan etika dan perhatian dari rumah yang baik semuanya akan sia-sia.

“Sekolah merupakan tempat terbaik anak untuk berinteraksi, disekolah pula anak memasuki masa peralihan. Jadi dalam konteks ini, kemampuan siswa untuk memilah pergaulan antara yang baik dan buruk itu dipengaruhi oleh keluarganya, dan bagaimana posisinya juga sifat anggota keluarganya,” imbuh Patrinus Sorontou, yang kebetulan jabatan sebagai Wakil Ketua II juga membidangi Komisi C untuk bidang kesehatan dan pendidikan.

Lanjut Patrinus yang juga Ketua PDIP Kabupaten Jayapura itu menyampaikan, sosok guru adalah sosok penting di dunia pendidikan, sebagai profesinya guru harus lebih mengutamakan etika dan lebih menonjolkan kewibawaaannya termasuk harus memiliki metode mengajar ataupun kematangan emosional dalam menghadapi siswa.

Persoalan yang terjadi di sejumlah sekolah di Kabupaten Jayapura, dianggap Patrinus, karena kurangnya komunikasi yang baik antara anak murid dan guru. Apalagi dewasa ini beban guru kian berat dalam mendidik anak muridnya. Jadi perlunya sejumlah metode dan trik khusus dalam mengajar, selain itu juga peran orang tua di rumah sangat dibutuhkan. Karena si anak lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah ketimbang di sekolah.

“Ini menjadi tanggung jawab orang tua sebetulnya, karena guru punya keterbatasan waktu dalam mengajar. Jadi orang tua harus lebih banyak awasi anak di rumah, karena kehidupan masa depannya semua tergantung orang tuanya. Jadi kita tidak bisa menyalahkan guru seluruhnya,” terang politisi PDIP itu, saat di temui wartawan di ruangannya, kemarin.

Dalam era globalisasi ini, kata dia, informasi amat sangat mudah didapat. Baikitu yang bersifat positif maupun buruk atau negatif. Yang terpenting adalah bagaimana sekolah menjaga siswa agar tak mengikuti hal-hal yang berbau negatif dari luar dan dari siswanya sendiri juga harus mempunyai kesadaran sendiri. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here