Tokoh Agama dan Polres Bertekad Wujudkan Pilkada Keerom Damai

0
242
Suasana FGD yang digelar Polres Keerom dengan FKUB dan tokoh agama di Keerom, Sabtu (07/03/20) kemarin. (Arief / LPC)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Keerom, Nur Salim Ar-rozy, memimpin kegiatan FGD (forum grup discussion) yang dilaksanakan dalam rangka mendukung terwujudnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom Tahun 2020 yang berjalan aman, dama dan lancar.

Kegiatan FGD dilaksanakan di Aula Mapolres Keerom, pada Sabtu (07/03/20) kemarin, dan diikuti jajaran perwira di lingkungan Polres Keerom, pengurus FKUB dan pimpinan lembaga keagamaan di Kabupaten Keerom.

Nampak hadir diantaranya Ketua Dekenat Keerom, Pastor Kris Bidi, Ketua MUI, Kyai Mahfud Mudhor, Ketua PHDI, Made Hartana dan lain-lain. Sementara dari jajaran Polres Keerom, hadir Kasat Bimmas, AKP. Mujiat dan Kasat Intel, Iptu. Enceng Kurniadi.

Pada kesempatan tersebut dilakukan dialog yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Yang intinya mencari cara untuk melakukan antisipasi dan langkah-langkah agar jalannya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom tahun ini bisa berjalan aman, lancar dan damai.

‘’Tugas pokok Polri sesuai UU no 2 Tahun 2020 tentang Polri, ada tiga yaitu pertama memelihara kamtibmas, kedua memberikan perlindangan, pengayoman dan pelayanan masyarakat dan ketiga adalah penegakan hukum. Penegakan hukum adalah yang terakhir karena filosofisnya polisi lebih mengedepankan fungsi pembinaan melalui tindakan pre-entive dan preventif, atau tindakan pencegahan,’’ujarnya.

Untuk itu ia berharap agar FKUB bersama-sama dengan polisi untuk membantu melakukan langkah-langkah antisipasi mencegah hal-hal yang mungkin menjadi potensi gangguan untuk dilaksanakannya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom secara aman dan damai.

Sementara itu, Ketua FKUB Keerom, Nur Salim Ar-rozy, mengemukakan umat beragama yang ada di Keerom melalui tokoh-tokoh agama yang hadir di kesempatan tersebut menyampaikan siap untuk mendukung terwujudnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom yang lancar, aman dan damai.

‘’FKUB melalui tokoh agama akan memberikan pemahaman dan penyampaian kepada umat beragama bahwa pentingnya untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi. Juga untuk menghindari tema-tema yang mengarah politik identitas yaitu yang membawa isu-isu sensitive, SARA atau suku, agama, dan ras,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here