Mengalahkan Keinginan Dunia : Orang Percaya Harus Benar – Benar “Mati” Dari Segala Keinginan Dunia

0
534

Mengalahkan Keinginan Dunia
Baca: 1 Yohanes 2:7-17

“Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.” (1 Yohanes 2:16)

Hidup Kristen adalah hidup yang tidak mudah, sebab hidup Kristen adalah sebuah peperangan rohani. Berperang melawan siapa? Berperang melawan musuh yaitu Iblis, yang adalah musuh utama, “…perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12).

Peperangan selanjutnya adalah peperangan melawan cara hidup duniawi. Alkitab menyatakan bahwa persahabatan dengan dunia ini menjadikan kita ini musuh Tuhan (baca Yakobus 4:4).

Karena itu orang percaya harus punya ketegasan untuk meninggalkan segala hal yang bersifat duniawi agar kita layak dan berkenan kepada Tuhan.

Dunia dengan segala keinginan dan kenikmatannya seringkali dimanfaatkan Iblis untuk mempengaruhi, melemahkan, dan menghancurkan kehidupan manusia. Ada tiga keinginan yang ada di dalam dunia ini: Pertama, keinginan daging. Rasul Paulus menegaskan bahwa keinginan daging itu berlawanan dengan keinginan Roh (baca Galatia 5:17); keinginan daging adalah maut (baca Roma 8:7). Mereka yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Tuhan (baca Roma 8:8). Kedagingan adalah titik yang paling lemah yang dimiliki oleh manusia: “…roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:41).

Kedua, keinginan mata. Mata manusia selalu merasa tidak puas untuk melihat sesuatu (baca Pengkhotbah 1:8). Karena mata melihat, timbullah keinginan untuk melakukan.

“Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.” (Matius 6:22-23). Mata adalah medan peperangan yang paling berbahaya.

Ketiga, keangkuhan hidup. Ini berkaitan dengan ego manusia yang cenderung mementingkan diri sendiri, ingin dipuji, ingin dihormati, dihargai dan ingin dilayani. Ego inilah yang seringkali menjatuhkan manusia ke dalam dosa kesombongan.

Berhati-hatilah! Sebab dosa kesombongan adalah dosa yang sangat besar di mata Tuhan, dan akan datang waktunya orang yang sombong akan direndahkan (baca Lukas 14:11).

Orang Percaya Harus Benar – Benar “Mati” Dari Segala Keinginan Dunia ! (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here