Ketua DPD Golkar Keerom Minta Jangan Perkeruh Situasi Kondusif dengan Hoax

0
601
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Keerom, Syahabuddin, SP, M.Si. (Arief / lintaspapua.com)

Golkar Belum Keluarkan Rekomendasi Soal Pilkada di Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Dewan Pengurus Daerah  (DPD) Partai Golkar Kabupaten Keerom melalui release-nya menyampaikan bahwa beredarnya rekomendasi partai tersebut untuk salah satu kandidat yang akan maju pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom Tahun 2020 adalah tidak benar alias hoax semata.

Ketua DPD Partai Golkar Keerom, Syahabuddin SP, MSi, dan Sekretaris DPC, Muchti Ali Sinay, dalam press release tersebut menyampaikan beberapa hal. Yang intinya menjawab atas hoax yang beredar di dunia maya saat ini adalah kebohongan yang sangat nyata terlihat.

‘’Pertama konsentrasi Partai Golkar usai Munas, saat ini adalah melakukan konsolidasi interen baik di tingkat DPD Provinsi maupun DPD Kabupaten, sehingga DPP Partai Golkar Pusat, sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi atau surat apapun terkait Pilkada Tahun 2020 di Provinsi Papua, termasuk di Keerom,’’ungkapnya dalam release tersebut.

Kedua dalam hal penjaringan yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten hingga provinsi, nama kandidat yang tercantum dalam hoax tersebut tidak ada sama sekali baik bupati maupun wakil bupati.

Ketiga surat terkait rekomendasi dari DPP Partai Golkar Pusat seharusnya ditujukan kepada DPD Provinsi dan bukan langsung ke DPD Kabupaten. Dengan tujuan surat seperti ini maka telah nampak bahwa surat tersebut tidak benar.

‘’Juga yang paling nampak adalah, secara fisik surat tersebut dari sisi sistematika dan tata urutan serta kelengkapan surat lainnya bahwa surat tersebut bukan surat yang lazim dilakukan di partai Golkar. Bahkan Ketua Umum dan Sekjen tak akan menandatangani surat tersebut jika tanggal dan konsideran lainnya masih kosong atau dikosongkan,’’lanjutnya.

Atas hal tersebut, menurutnya, DPD Partai Golkar Keerom telah melakukan koordinasi dan menanyakan tentang surat tersebut ke DPD Provinsi Papua maupun ke DPP Pusat Partai Golkar. ‘’Dan semuanya menyebut bahwa DPP tidak pernah atau belum mengeluarkan surat rekomendasi dimaksud,’’jelasnya lanjut.

Atas dasar tersebut, maka ia memperingatkan kepada pihak-pihak yang tak bertanggungjawab untuk tidak mengeluarkan berita bohong atau hoax yang hanya akan membuat kondisi politik kabupaten Keerom yang saat ini kondusif akan terganggu.

‘’Mari kita semua menjaga situasi Kabupaten Keerom yang kondusif saat ini. Jangan memperkeruh keadaan dengan cara-cara yang tidak terpuji seperti ini (hoax, red),’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here