Anggota Satgas Yonif 713/Satya Tama saat melakukan pengobatan ‘Door to Door’ kepada masyarat di Kampung Dukwia, Arso 8, pada Senin (24/2/2020) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Satgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di Keerom. Sebanyak 5 anggotanya melakukan kegiatan pelayanan kesehatan (yankes) ‘door to door’ atau dari pintu ke pintu terhadap masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan.

Anggota Yonif melakukan kegiatan Yankes tersebut di Kampung Dukwia tepatnya di salah satu dusun warga OAP berlokasi antara Kampung Sanggaria dan Kampung Dukwia pada Senin (24/2). Pada kesempatan tersebut anggota Yankes berhasil memeriksa beberapa warga selain itu juga melakukan pemberian sembako.

Tim kesehatan dari Yonif 713/Satya Tama dipimpin Wadansatgas Yonif, Kpt inf Simon Freddy Pasaribu. Beserta anggota-anggota, Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas), Pratu syaril (Tamontir Satgas), Prt Nanda (Takes Satgas) dan Pratu Husaini (Takes Satgas).

Wadansatgas Yonif, Kpt inf Simon Freddy Pasaribu, kepada media mengemukakan bahwa pada kesempatan tersebut pihaknya berhasil memeriksa kesehatan beberapa anggota masyarakat dengan memeriksa tensi, dll. Bilamana diperlukan pemberian obat maka akan ditindaklanjuti dengan pengobatan.

‘’Dari beberapa yang tim periksa, dua diantaranya mengeluhkan sakit demam dan sakit pinggang, yaitu Ibu Hana (55 thn) yang mengeluhkan demam serta ibu Aska (23 th) yang mengeluhkan sakit pinggang. Kepadanya kami berikan pengobatan ringan yaitu pemberian paracetamol, asammefenamat dan vitamin,’’ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Satgas Pamtas Yonif 713/ST di tempat tugas di perbatasan selain melaksanakan tugas utama pengamanan perbatasan juga melakukan beberapa kegiatan tertorial diantaranya bhakti sosial kesehatan.

‘’Kami akan terus melakukan kegiatan bhakti sosial kesehatan seperti kali ini. Kami berharap masyarakat bisa terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dan keluarga, selain melakukan pemeriksaan kesehatan kami juga melakukan penyuluhan kesehatan,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here