JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ishii Masafumi menyatakan, minat untuk bekerja sama di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Pemerintah Provinsi Papua.

Ketertarikan itu, tak lepas dari histori (sejarah) jejak perang dunia II di Kabupaten Biak, Sarmi hingga Kota Jayapura, dimana terdapat tulang belulang tentara Jepang yang gugur akibat perang pasifik tersebut.

“Pemerintah Jepang ingin bekerjasama di bidang peningkatan SDM. Diantaranya dengan merekrut pegawai ASN maupun tamatan SMA”.

“Nanti mereka juga ingin mendatangkan tim ahli untuk melihat kira-kira potensi apa yang dapat dikembangkan untuk kemudian membuka kerja sama dengan Provinsi Papua,” ucap Sekda Papua Hery Dosinaen usai menerima Dubes Ishii, di Jayapura, Jumat (21/2/2020).

Selain itu hal yang tak kalah penting dibahas dalam pertemuan itu, yakni upaya pengembalian tulang belulang para leluhur (tentara jepang) yang gugur di Biak, Sarmi serta Kota dan Kabupaten Jayapura.

“Tetapi mereka juga menyinggung mengenai rencana peresmian Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang ada Biak”.

“Mereka ternyata sangat mendukung supaya masyarakat di Biak itu ditingkatkan perekonomiannya. Tapi tak hanya Biak, namun seluruh Papua,” tutur ia.

Diketahui, kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ishii Masafumi di Kota Jayapura, diterima Sekda Papua Hery Dosinaen.

Hery Didampingi Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Suzana Wangai saat pertemuan tersebut. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here