Kadistrik Arso, Rahmat Ramadhan dan Kepala Bappeda Keerom, Agus Salim, saat memimpin kegiatan Musrenbang Tingkat Distrik Arso, di Aula Kantor Distrik pada Rabu (19/2/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Musrembang Distrik Arso, Dihadiri Kepala Bappeda dan Tiga Komisi DPRD Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Sesuai jadwal dan tahapan proses perencanaan pembangunan, maka Distrik Arso, menggelar kegiatan Musrenbang Tingkat Distrik Arso pada Rabu (19/2/20) kemarin. Kegiatan digelar di Aula Kantor Distrik Arso dipimpin langsung oleh Kadistrik Arso, Rahmat Ramadhan, SSTP, MKP dan Kepala Bappeda Keerom, Agus Salim, SKM, Mkes.

Suasana Kadistrik Arso, Rahmat Ramadhan dan Kepala Bappeda Keerom, Agus Salim, saat memimpin kegiatan Musrenbang Tingkat Distrik Arso, di Aula Kantor Distrik pada Rabu (19/2/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Kegiatan Musrembang di Arso kali ini terasa istimewa, pasalnya, tiga komisi DPRD Kabupaten Keerom juga hadir pada acara kali ini. Nampak diantaranya Ketua Komisi A, Iwan Siswanto dan lain-lain. Juga hadir Danramil Arso, Mayor Chk. Anna R. Yoku dan Kapolsek Arso, AKP. Piet Heyn dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut setiap kampung dari 12 kampung yang ada menyampaikan usulannya yang kemudian direkap menjadi usulan distrik. Secara umum, usulan yang menjadi perhatian bagi Distrik Arso, adalah masih sulitnya akses jalan menuju kampung sawabum serta drainase yang ada di beberapa kampung di distrik Arso.

‘’Untuk musrembang kali ini, Distrik Arso melaksanakannya karena selain amanat UU juga untuk mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat sejak dari musrembang kampung yang kemudian dibawa ke tingkat distrik hingga kabupaten. Dari paparan tadi diketahui bahwa yang menjadi prioritas mereka saat ini selain kebutuhan pokok rumah layak huni, juga ada jalan jembatan serta drainase. Tapi dari semua itu fokus ada pada frdrainase dan jalan menuju sawabum,’’ujar Kadistrik Arso, Rahmat Ramadhan, kepada media ini, kemarin.

Ia menerangkan untuk jalan ke sawabum saat ini dalam keadaaarn rusak berat bahkan nyaris tanpa akses ke sawabum. Sementara karena beberapa kampung di arso merupakan daerah aliran sungai, maka pembuatan dan perbaikan drainase merupakan focus utama lainnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Keerom, Agus Salim SKM, MKes, menyampaikan bahwa saat ini perencanaan pembangunan seperti Musrembang juga menjadi focus bagi auditor yaitu BPK untuk dilihat sebagai perhatian dalam rangka melihat ketetapatan dan ketaatan pemerintah daearah dalam melaksanakan pembangunan.

‘’Sekarang perencaaan juga terkait ketepaatan waktu juga dijadikan dasar patuh tidaknya pemkab dalam melakukan  proses perencanaan, sehingga tahun ini merupakan momentum bersama agar proses perencanaan tepat waktu, mulai musrembang sampai terbentuknya APBD Keerom,’’ungkapnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here