Suasana Pembukaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Tingkat Wilayah Adat Mamta Tahun 2020, di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Sentani, Hawaii, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/2/2020) kemarin sore. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPAUA) – Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua menggelar Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK di tingkat Wilayah Adat Mamta tahun 2020.

Kegiatan dilaksanakan tanggal 19 hingga 23 Februari 2020 di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Sentani, Hawaii, Kabupaten Jayapura, yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Christian Sohilait yang diwakili Kepala Seksi Peserta Didik Pembinaan SMK pada Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Yohan Rumayomi, S.Pd.

Suasana Pembukaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Tingkat Wilayah Adat Mamta Tahun 2020, di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Sentani, Hawaii, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/2/2020) kemarin sore. (Irfan / lintaspapua.com)

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua,  Christian Sohilait melalui Kepala Seksi Peserta didik Pembinaan SMK Tingkat Provinsi Papua mengatakan, lomba keterampilan siswa SMK ini merupakan kompetisi tahunan antar siswa SMK pada bidang keahlian masing-masing dan diselenggarakan di masing-masing Wilayah Adat di Provinsi Papua.

“Kita menggelar lomba kompetensi siswa SMK ini dari tingkat bawah, tingkat sekolah di masing-masing wilayah adat. Dari tingkat provinsi akan kami tindak lanjut, wakili Provinsi ke tingkat Nasional dan bersyukur pada tahun ini teman-teman di wilayah Adat Mamta sudah memulainya terlebih dahulu. Selain itu, ajang ini juga bertujuan untuk menjaring siswa SMK yang berprestasi untuk mewakili Provinsi papua mengikuti LKS tingkat Nasional,” jelasnya kepada awak media usai membuka secara resmi kegiatan LKS SMK Tahun 2020, Rabu (19/2/2020) kemarin sore.

Selain itu, Yohan Rumayomi menambahkan, setelah lomba usai di wilayah adat Mamta selanjutnya akan bergeser ke lima wilayah Adat Lainnya, Lomba LKS SMK tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa dari materi pelajaran yang selama ini diperoleh, dan melalui lomba kompetensi para siswa akan berkompetisi dalam unjuk skil dan kemampuan. juga lebih menitikberatkan pada peningkatan jumlah tenaga kerja tersertifikasi untuk memenuhi kebutuhan.

“Saireri, Mee Pago, La Pago, Anim Ha, Domberai. Itu lima wilayah adat yang belum kami laksanakan dan kami berharap wilayah Adat Mamta yang ada di wilayah ibukota Provinsi bisa memacu tempat lain untuk laksanakn kegiatan seperti ini,” paparnya.

Untuk materi lomba, kata Johan, disesuaikan dengan materi bidang lomba yang dilaksanakan pada tingkat Nasional, 29 materi lomba yang dipertandingkan seluruh materinya mengacu pada materi lomba tingkat Nasional.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan LKS SMK Tingkat Wilayah Mamta Tahun 2020, Elia Waromi, M.Pd menuturkan, pada pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK di Wilayah Adat Mamta yang meliputi wilayah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Mamberamo Raya, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, namun untuk LKS SMK tahun ini hanya Kabupaten Mamberamo Raya yang tidak ikut serta.

“Cuma dari kegiatan lomba yang ikut hanya lima kabupaten saja, untuk Kabupaten Mamberamo Raya belum ikut, karena SMK-nya baru dibuka tahun 2020 ini,” imbuh pria yang juga Kepala SMK Negeri 2 Jayapura.

Lomba digelar dengan model pemetaan per wilayah Adat, diharapkan semakin mempererat hubungan ke daerah, dan khusus untuk wilayah Adat Mamta, sebanyak 29 sekolah SMK dari berbagai bidang kompetensi dapat tersentuh secara langsung. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here