Wali Kota BTM Resmi Lantik Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia

0
137
Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano. MM melantik pengurus DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Jayapura dengan masa bhakti 2019-2024, berlangsung di salah satu Hotel di Jayapura, Jumat 14 Februari 2020. (Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano. MM melantik pengurus DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kota Jayapura dengan masa bhakti 2019-2024, berlangsung di salah satu Hotel di Jayapura, Jumat 14 Februari 2020.

Wali Kota dalam sambutannya pada acara tersebut berpesan, agar sebagaai organisasi profesi yang menampung tenaga dokter dan perawat medis, PPNI harus mampu membantu menyukseskan visi-misi pemerintah kota Jayapura dibidang kesehatan. Sebab sektor kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah dalam kaitannya dengan pembangunan manusia.

Untuk itu, tenaga perawat khususnya dalam wadah tersebut harus mempunyai sertifikasi agar menunjang kinerja pelayanan yang berkualitas dan menjalankan amanat pembangunan diwilayah kerja kota jayapura dengan dengan memberikan pelayanan yang excellent dan optimal.

“Saya atas nama pemerintah kota Jayapura mengucapkan selamat atas terlaksananya reorganisasi kepengurursan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Jayapura semoga dalam kepengurusan yang baru ini dapat meningkatkan peranan PPNI dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan dan tujuan dari ppni sehingga visi-misi PPNI dapat tercapai guna kesejahteraan anggotranya dan dapat menjalankan amanat pembangunan diwilayah kerja kota Jayapura,“ kata Wali Kota

Program prioritas bidang kesehatan yang dimaksud diantaranya menurunkan angka kematian ibu yang melahirkan dan juga anak dibawah lima tahun, memperhatikan gizi ibu-ibu hamil yang tersebar di 14 kampung di kota Jayapura. Mengurangi angka penderita HIV-AIDS dan tiga penyakit terabaikan di kota Jayapura, dengan tetap mengedepankan prinsip Senyum, Salam dan Sapa.

“Program saya saya dibidang kesehatan mari kita menurunkan angka kematian ibu yang melahirkan dan juga anak dibawah lima tahun kita perhatikan gizi ibu-ibu yang hamil di kampung-kampung. Maka kita buka klas-klas ibu hamil di 13 puskesmas diwilayah kota Jayapura skarang ini kita, kesehatan adalah program prioritas saya. Prinsip tiga s harus diutamakan dalam pelayanan, senyum, salam dan sapa, “ tambahnya.

Untuk itu, para tenaga medis khususnya perawat sangat memerlukan sertifikasi tehnis sebagai legalitas kualifikasi tenaga medis yang diakui pemerintah.

Ditempat yang sama ketua PPNI kota Jayapura masa bhakti 2019 – 2020, Melkisedek Nally, S. Kep. Ns mengatakan kesiapan organisasi yang dipimpinnya ini untuk mampu menterjemahkan visi-misi pemerintah di bidang kesehatan dengan memprioritaskan pelayanan yang optimal.

Dikatakannya PPNI telah mengantongi 2 ribu lebih NIRA atau Nomor Induk Registrasi Anggota dan Surat Tanda Registrasi atau STR atau Surat Tanda Registrasi sudah mencapai 80%, dikatakannya bahwa para perawat yang tergabung dalam organisasi tersbeut akan dibekali dengan kompetensi yang berkualitas yang ditentukan dengan bukti dokumen sertifikasi sehingga pelayan yang diberikan dapat berkualitas.

Disamping tetap melaksanakan tujuan utama organisasi yakni melakukan pendampingan dan advokasi kepada para tenaga medis pada organisasi tersebut.( Humas )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here