Generasi4G : Pekan Olahraga Nasional di Kota Jayapura

0
357

LINTAS PAPUA – Pesta olahraga itu menyemangati kita di pelosok Tanah Papua, orang-orang wajib menyambutnya dengan meriah seperti ajang kemenangan klub sepakbola persipura Jayapura.

Sebuah kemenangan baru untuk menjadi tuan di negeri sendiri, meramal kesejahteraan dalam perhelatan olahraga nasional terbesar di jagad Indonesia Raya.

Pekan olahraga di Papua menjadi kabar dunia, semua orang wajib bahu membahu menyukseskannya tanpa kecuali. Agenda ini terlanjur menjadi amanah untuk pemerintah daerah dan seluruh masyarakat di Tanah Papua.

Itulah sebabnya saya sangat mendukung perhelatan ini di laksanakan, paling tidak bisa menjadi sorotan media untuk permasalahan Papua yang kian terurai. Semua daerah tengah mempersiapkan diri untuk bersaing, mengutus atlet nya sebagai kontingen dan juara.

Investasi pembangunan digalakkan, semua saling berhubungan satu sama lainnya. Stadion termegah mungkin bisa jadi kebanggaan, karena Papua yang kaya belum memiliki kebanggaan. Atau bisa saja tidak, jika itu tidak memberi kepuasan dalam symbol kesejahteraan.

Bulan oktober sudah kian dekat, pelaksanaan pekan olahraga bisa saja menjadi sebuah mimpi yang tak kunjung nyata, jika kita tidak benar-benar serius mempersiapkannya. Kurang lebih 5000 atlet dan sekian ribu official akan datang menunggu perjamuan ramahnya ibukota Papua di Kota Jayapura.

Stadion Papua Bangkit. (https://www.facebook.com/ponxx2020papua/photos)

Waktu kian dekat, pembangunan venue PON masih harus terkejar dan diselesaikan, walau dengan syarat banyaknya persoalan pembangunan. Manajemen relawan juga akan dihadapkan dengan sejumlah soal pengaturan dan koneksi aktifitas atlet.

Jika ada pertanyaan tentang siap tidak nya relawan, maka saya akan mengangkat kepalan tangan kiri dan berteriak “hidup Pemuda Papua”, semangat KNPI melibatkan diri dalam manajemen relawan pekan olahraga harus diberi apresiasi.

Semua persiapan harus komplit, ajang pekan olahraga bukan hanyan untuk kemenangan atlet saja, ini jelas bukan tolok ukur sebagai keberhasilan daerah merebut amanah pekan olahraga. Kematangan persiapan pekan olahraga adalah kemenangan banyak hal, pendapatan asli daerah harus meningkat, mendesain petani, nelayan dan kerajinan asli daerah harus disiapkan jauh hari.

Komoditas nelayan, petani dan membangkitkan nilai budaya serta kerajinan tabgan mama-mama Papua bagian dari kesiapan sebuah perjamuan atlet. Semarak pekan olahraga seharusnya menjadi kenangan yang menggembirakan seluruh masyarakat di Tanah Papua pasca itu.

Seberapa siapnya kita dalam mengintervensi nelayan tangkap ikan untuk komoditas ikan laut dan ikan air tawar. Menjadikan petani local sebagai stokis sayur mayur, komoditas ini menjadi primer untuk di intervensi pemerintah daerah. Countainer ikan dan sayur segar juga harus dipersiapkan se-dini mungkin sebagai penampung bahan baku makanan.

Stadion Papua Bangkit yang bakal menjadi arena pembukaan PON XX 2020 mendatang.Berada di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Provinsi Papua. (ISTIMEWA)

Ini ajang pekan olahraga sekaligus berwisata bagi atlet dan official, spot-spot wisata jalan-jalan pun tak luput dari intervensi. Kendaraan-kendaraan akan sesak dengan para atlet dan official yang siap menyerbu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), bayangkan saja Kota Jayapura tanpa perhelatan pun ATM mengalami antrian. Tidak terbayang, kemacetan parah di ruas-ruas jalan Kota Jayapura ketika para tamu PON bergerak serentak di satu titik kepentingan.

Dampak kemacetan jalan akan berimbas pada aktifitas sekolah, mobilisasi orang sakit, aktifitas bisnis, dll. Semoga saja, kesiapan panitia Pekan Olahraga Nasional sudah memperhitungkan dampak tersebut.

Karmin Lasuliha : Pendiri Gen4G (Generasi Gagas Gandeng Gerak dan Gapai) Tanah Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here