Suasana Musrembang tingkat Distrik Arso Barat yang digelar di Gedung Serbaguna Kampung Sanggaria, Arso I, Rabu (12/2/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Muchlis Sawaki : Di Musrenbang Kabupaten, Kita Harapkan Bisa Diakomodir 50 Persen

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Sesuai rencana dan tahapan pembangunan, maka Distrik Arso Barat, pun menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik pada Rabu (12/2/20) kemarin.

Kegiatan dipimpin langsung Kadistrik Arso Barat, Muchlis Sawaki, SI.Kom dan dibuka oleh Kepala Bappeda Keerom, Aguis Salim, SKM, mewakili Pemkab Keerom.

Suasana Musrembang tingkat Distrik Arso Barat yang digelar di Gedung Serbaguna Kampung Sanggaria, Arso I, Rabu (12/2/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)
Suasana Pembukaan Kegiatan. (Arief / lintaspapua.com)

Distrik Arso Barat pada Musrenbang tahun 2020 kali ini mengajukan 35 program infrastruktur yang berasal dari 8 kampung yang ada di distrik dan usulan distrik sebanyak 1 program. Sehingga ada 36 program yang diusulkan untuk kegiatan atau program infrastruktur.

‘’Program dan Kegiatan yang diusulkan distrik yaitu pembangunan kantor distrik. Sementara program infrastruktur dari kampung diantaranya ada perbaikan jalan lingkungan baik usulan berupa pengaspalan atau pengecoran maupun perbaikan. Selain itu ada usulan penerangan jalan, normalisasi drainase dan lain-lain,’’ungkap Kadistrik Arso Barat, Muchlis Sawaki SI.Kom pada kesempatan tersebut.

Selain kegiatan infrastruktur yang juga diusulkan dari kampung antara lain program ekonomi antara lain pembuatan pasar kampung, pembangunan gedung koperasi dan lain-lain. Sementara dari bidang sosial budaya ada usulan pembangunan rumah layak huni dan lainnya.

Pada kesempatan tersebut sempat juga dipertanyakan tentang rencana pembangunan kantor distrik Arso Barat apakah berada di Dukwia ataukah di Sanggaria. Atas hal tersebut, Muclis Sawaki, menerangkan bahwa sesuai Perda yang telah ada bahkan sebelum ia menjabat Kadistrik, bahwa ibukota Distrik Arso Barat berada di Sanggaria.

Kadistrik menambahkan bahwa, dari hasil Musrenbang Distrik tersebut akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kabupaten. Ia mengakui bahwa program dan usulan dari kampung dan distrik akan mengalami evaluasi dan seleksi di tingkat kabupaten.

‘’Meski demikian tetap kita akan perjuangkan di kabupaten. Kita harapkan minimal 50 persen bisa diakomodir;ah,’’ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Keerom, Agus Salim SKM, MKes, pada sambutan saat pembukaan mengemukakan harapannya agar usulan-usulan Musrembang yang ada disesuaikan dengan RPJMD Kabupaten Tahun 2015-2021.

 Distrik Arso Barat pada Musrenbang tahun 2020 kali ini mengajukan 35 program infrastruktur yang berasal dari 8 kampung yang ada di distrik dan usulan distrik sebanyak 1 program. Sehingga ada 36 program yang diusulkan untuk kegiatan atau program infrastruktur. (Arief / lintaspapua.com)

‘’Sebagai tahun terakhir dari RPJMD tahun 2015-2021, kita harapkan pelaksanaan program tahun ini bisa menuntaskan visi dan misi bupati dan wakil bupati keerom tahun 2015-2021 yaitu ‘terwujudnya jati diri masyarakat keerom yang bersahaja,’’pesannya.

Kegiatan Musrenbang kali ini juga dihadiri Danramil 1701-04/Arso, Mayor Chk. Anna R. Yoku, Wakapolsek Arso, Iptu. Made Budi Utama, para kepala kampung, para aparatur kampung, para Bhabinkamtibmas, para Babinsa dan tamu undangan lain se Distrik Arso Barat. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here