Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM. (Arief / LPC)

Kapolres : Kasus masih dalam pengembangan, karena ada laporan kehilangan sapi lainnya

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Keresahan warga khususnya pemilik ternak sapi di Kampung Sanggaria, akhirnya terjawab, menyusul tertangkapnya terduga pelaku pencurian ternak sapi yang terjadi belakangan ini di Kampung Sanggaria, Arso I, Keerom pada Jumat (7/2/20). Pasalnya memang dalam beberapa pekan terakhir ini, beberapa pemilik sapi mengaku telah kehilangan sapi-sapi peliharaannya.

Sapi serta mobil dan para terduga pelaku pencurian ternak sapi (foto : Sat reskrim Polres Keerom)
 Para terduga pelaku pencurian ternak sapi (foto : Sat reskrim Polres Keerom)

Atas inisiatif warga maka mereka pun menelusuri beberapa tempat penjualan sapi di Jayapura dan menemukan titik terang. Sehingga salah seorang terduga pelaku berhasil diamankan warga dan dibawa ke aparatur kampung Sanggaria.

Salah seorang warga Sanggaria, yang enggan namanya dikorankan, kepada media ini, mengemukakan bahwa hingga saat ini dalam sebulan terakhir sedikitnya ada 5 pemilik ternak sapi yang kehilangan sapi-sapinya.

Karenanya, ketika mereka mengetahui adanya pencuri ternak sapi di rumah kepala kampung, maka mereka sempat ingin meluapkan emosinya. Beruntung aparat dari jajaran Polres Keerom bergerak cepat dan mengamankan pelaku ke Mapolres Keerom untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (11/2/20) kemarin, membenarkan jajarannya saat ini tengah mengamankan dua terduga pelaku pencurian hewan ternak sapi milik warga Kampung sanggaria, Arso I.

‘’Berdasarkan laporan polisi nomor LP/31/II/2020, diketahui ada terjadi dugaan pencurian hewan ternak berupa sapi. Bersama kasus ini kami juga amankan dua orang tersangka yaitu MDS alias D (22 thn) warga arso I dan AV alias A (18 th) warga arso 14, berikut barang bukti satu ekor sapi dan satu unit mobil pick up,’’ujarnya.

Dari pemeriksaan sementara, MDS alias D diduga sebagai otak dan pelaku pencurian sapi dan AV alias A diduga turut serta membantu membawa sapi hasil curian kepada pembeli di Jayapura. Menurutnya, sampai saat ini pelaku masih dalam proses pengembangan pemeriksaan.

‘’Setelah tertangkapnya pelaku ini, ternyata masyarakat yang merasa kehilangan hewan ternak sapinya juga melaporkan kehilangan sapi. Karenanya jajaran kita masih menyelidiki apakah ada kaitan antara kasus-kasus yang dilaporkan tersebut dengan terduga pelaku ini,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here