Syahabuddin Dilantik Jadi Wakil Ketua I DPRD Keerom

0
499
Wakil Ketua I DPRD Keerom, Syahabuddin, SP, MSi, saat diwawancarai usai pelantikan, dan suasana pelantikan yang dilakukan dalam acara Sidang Paripurna Istimewa, pada Senin (10/02/20). (Arief / lintaspapua.com)

Syahabuddin Bertekad agar DPRD Keerom makin ‘terakselerasi’ untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Setelah mengalami kekosongan posisi Wakil Ketua I DPRD Keerom sejak pelantikan pada Oktober 2019 lalu, akhirnya politisi Partai Golkar Kabupaten Keerom, Syahabuddin SP, MSi, dilantik untuk menduduki posisi tersebut.

Politisi yang sudah cukup ‘malang-melintang’ dalam peta perpolitikan di Keerom tersebut, dilantik oleh Ketua PN Jayapura, Khamim Tohari, SH, MHum, dalam suatu acara rapat paripurna istimewa DPRD Keerom dalam rangka pengambilan dan pengucapan sumpah dan janji pimpinan Wakil Ketua I DPRD Keerom periode 2019 – 2024 di ruang sidang DPRD Keerom, pada Senin (10/02/20) kemarin.

Ketua DPRD Keerom, Bambang Mujiono, SE, memimpin Rapat Paripurna Istimewa tersebut. Juga hadir pada acara tersebut Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, Dandim 1701/Jayapura, Kol. Inf. Jerry Harapan Tua Simatupang dan Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, N. Rahmat R, SH.serta tamu undangan lainnya.

Syahabuddin SP, MSi, usai pelantikan dirinya, mengemukakan harapannya, agar dengan lengkapnya komposisi pimpinan DPRD Keerom, maka DPRD Keerom makin berakselerasi dan terakselerasi atau semakin cepat dalam menjalankan semua agenda-agenda kedeewanan di tahun 2020 ini.

‘’Tentunya sebagai Wakil Ketua I DPRD Keerom, tentunya saya akan berusaha bagaimana supaya lembaga DPRD Keerom bisa menjalankan semua agenda yang ada, semakin berakselerasi mengingat bahwa waktu berjalan dan beberapa agenda besar yang akan kita hadapi terutama Pilkada Kab Keerom. Saya kira dengan lengkapnya lembaga DPRD Keerom, maka DPRD Keerom siap untuk menjalankan semua tugas dan fungsinya dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dari pemerintahan daerah di kab keerom,’’ungkapnya kepada wartawan usai pelantikan.

Ia mengakui memang konsentrasi akan terpecah dengan adanya Pemilihan Bupati/Wabup Keerom tahun 2020 ini, namun ia mengingatkan agar hal tersebut tak mengurangi perhatian pemerintah untuk jalannya roda pembangunan.

‘’Seharusnya konsentrasi pembangunan yaitu proses pembanguan tak boleh terpengarauh hal apapun apalagi terkait konstestasi Pilkada, karena itu dua hal yang berbeda. Pembangunan tetap harus jalan karena ada RPJMD, Rencana Tahunan, APBD yang saat ini sedang dijalankan. Maka baik Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemkab Keerom harus konsisten untuk menjalankan apa yang disepakati bersama dalam APBD tahun berjalan. Upaya pelayanan pembangunan dan pembinaan dan tidak boleh terpengarush dengan suksesi Pilkada yang ada,’’pesannya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here