SENTANI (LINTAS PAPUA) – Seluruh pengurus dan kader Partai NasDem di Provinsi Papua, khususnya di 11 Kabupaten diminta untuk mulai fokus dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 ini.

Nampak Wasekjen Bidang Renlitbang DPP Partai NasDem, Dedy Ramanta, didampingi Ketua DPW Partai NasDem Papua Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Sekretaris DPW Partai NasDem Papua H. Sulaiman L. Hamzah, SE, dan dua pengurus lainnya ketika menoki Tifa sebagai tanda ditutupnya kegiatan Konsolidasi Partai NasDem se-Papua secara resmi, di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (7/2/2020) kemarin sore. (Irfan / lintaspapua.com)

Ini ditegaskan langsung Wasekjen Bidang Renlitbang DPP Partai NasDem, Dedy Ramanta ketika diwawancarai usai rapat konsolidasi Partai NasDem se-Provinsi Papua, di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (7/2/2020) kemarin sore.

“Dalam rapat konsolidasi ini, selain memastikan instrumen partai, Kita juga ingin melihat sejauh mana kesiapan struktur partai dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 ini di 11 Kabupaten yang ada di Provinsi Papua. Karena kita di Partai NasDem, menargetkan kemenangan saat mengusung pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,” imbuh Dedy Ramanta.

Kalau terkait target kemenangan Partai NasDem di Pilkada Serentak tahun 2020, lanjutnya, pengaruh pemimpin daerah itukan sangat besar sekali. Dalam konstelasi politik di Papua, peran kepala daerah itu penting.

“Dan bagi pemerintah, saya kira sudah pasti penting. Tapi dalam pandangan NasDem, ketika kita punya kepala daerah, seperti visi misi dan implementasi gagasan politik yang ada di kepala NasDem itu bisa lebih cepat kalau kita punya kepala daerah. Maka itu, sudah menjadi keharusan atau menjadi tugas secara partai politik. Khususnya kami di Partai NasDem, agar para pengurusnya, kadernya dan tokoh-tokoh yang dianggap baik itu bisa menjadi bupati atau walikota. Ya, itu sudah menjadi keharusan, yang tidak mungkin di dalam pikiran NasDem itu gak ada,” katanya.

Menurutnya, semua hal yang dianggap tidak mungkin untuk politik di Papua ini, pihak Partai NasDem berkeyakinan dan mempunyai cara untuk membuktikan hal itu sudah pasti bisa.

“Dulu seperti yang saya katakan, Partai NasDem di Pemilu 2019 saat diverifikasi parpol tahun 2017 itu diklaim mana bisa partai baru, pengurusnya itu bisa 100 persen sampai di tingkatan distrik. Partai lain sudah menyerang kami, itu menurut saya. Tapi, kenyataannya kami di Partai NasDem bisa membuktikan hal tersebut. Kemudian, nggak mungkin Partai NasDem akan (bisa) menjadi pemenang Pemilu untuk di Papua, tapi Partai NasDem punya keyakinan bisa buktikan itu semua,” tutur Dedy Ramanta.

Untuk Pilkada serentak tahun 2020 di 11 Kabupaten di Provinsi Papua, Dedy Ramanta menyampaikan, pihaknya sedang melakukan pendalaman secara khusus. Sehingga kemarin sampai saat ini pendaftaran masih dibuka oleh Partai NasDem.

“Dengan harapan, di internal kita yang pengen maju itu silahkan. Tokoh-tokoh yang punya keinginan dan keyakinan politik, bahwa dia bisa terpilih menjadi kepala daerah itu kami buka,” paparnya.

Menurutnya, dalam mengusung pasangan calon Kada dan Wakil Kada, pihaknya melihat dari hasil survei. Kalaupun kader yang ingin maju, namun hasil surveinya di luar harapan maka belum tentu baka diusung.

“Karena tadi, target kita di Partai NasDem itu menang. Kemenangan itu harus kita wujudkan, agar bisa menjadi pemenang, baik dalam Pilkada Serentak tahun 2020 maupun Pemilu 2024 nanti,” ujarnya lagi.

“Pleno memang belum kita lakukan untuk di tingkatan provinsi, yang sudah kan baru penyampaian visi misi. Pleno belum, di tingkat DPP juga belum. Mungkin mulai dilakukan pleno-pleno itu kita-kira di bulan April nanti. Tapi, pada prinsipnya kita membuka seluas-luasnya,” tutup Dedy Ramanta.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Papua, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, menyampaikan, untuk menghadapi Pilkada serentak nanti, segala sesuatunya pasti dipersiapkan.

“Tentu saja kita juga menargetkan meraih kemenangan sebagaimana arahan dari DPP. Kita berharap proses ini diperketat lagi. Karena dari DPP sudah menegaskan, bahwa masih ada waktu dan tolong diperketat lagi dengan informasi yang akurat. Supaya kita bisa mengusung kandidat di 11 kabupaten yang akan mengikuti Pilkada serentak di tahun ini, ya harus bisa menang,” ujarnya.

“Karena dengan data yang akurat, apakah itu dengan hasil survei atau data-data dari berbagai pihak yang bisa dipercaya dan juga dengan kerja-kerja tim yang bagus. Tetapi mempunyai modal yang tidak terlalu besar juga, namun ada dukungan yang luar biasa. Maka itu, Partai NasDem secara pusat sampai provinsi dan kabupaten akan bekerja untuk mendukung dan memenangkan di 11 kabupaten,” tukas Mathius Awoitauw. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here