GPDI Jemaat Yerusalem Baru Entrop Gelar Ibadah Syukur HUT PI ke – 165 Tahun : Celakalah Aku Jika Aku Tidak Bisa Memberitakan Injil

0
286
Ibadah syukur ini berlangsung penuh dengan sukacita oleh Jemaat GPDI, dipimpin oleh Pdt. Robert Horik mengambil tema renungan (1 Korintus 9:16) "Celakalah aku Jika aku tidak bisa memberitakan Injil" (Andrew /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Majelis Wilaya Jayapura Selatan Port Numbay Gereja Pentakosta di Indonesia (GPDI) bersama ratusan warga Jemaat merayakan HUT Pekabaran Injil masuk ke Tanah Papua 5 Februari 2020,  di Gereja Yerusalem baru Entrop Jayapura.

 

Ibadah syukur ini berlangsung penuh dengan sukacita oleh Jemaat GPDI, dipimpin oleh Pdt. Robert Horik mengambil tema renungan (1 Korintus 9:16) “Celakalah aku Jika aku tidak bisa memberitakan Injil”

Ibadah syukur ini berlangsung penuh dengan sukacita oleh Jemaat GPDI, dipimpin oleh Pdt. Robert Horik mengambil tema renungan (1 Korintus 9:16) “Celakalah aku Jika aku tidak bisa memberitakan Injil” (Andrew /LPC)

Untuk itu,  Pdt. Robert Horik selaku Wakil Ketua Majelis Daerah mengatakan,  bahwa saat ini tingkat kejahatan di Papua semakin meningkat,baik Kemabukan, Seks bebas, Narkoba, pembunuhan, perkelahian dan masih banyak kejahatan lainnya maka sudah saatnya semua Hamba Tuhan, bukan hanya Pendeta – pendeta, Guru guru Injil.

“Tetapi Warga Jemaat juga Harus menjadi surat –  surat Kristus dengan menyampaikan Injil di tengah tengah keluarga, lingkungan tempat kerja di mana engkau berada,  agar terpancar Kasih Tuhan Yesus Kristus bagi semua Orang hingga Tanah  Papua dapat di Pulihkan  dari Berbagai Macam Persoalan yang terjadi,” pesannya.

 

“Bahwa tidak ada Jalan lain untuk memulihkan Indonesia khususnya Papua, selain dengan Injil yang merupakan kekuatan Allah dan menyelamatkan baik di Bumi maupun di Sorga,” ujar Pdt, Robert Horik, usai memimpin Ibadah syukur HUT ke 165 tahun Injil masuk Tanah Papua.

 

Sementara itu, di tempat yang sama, Majelis Wilayah Jayapura Selatan GPDI,  Pdt, Yulianus M. Mambrasar  mengatakan, bahwa memaknai HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua, Injil itu hidup dan menyelamatkan manusia, jadi Celakalah dia yang tidak memberitakan Injil.

 

“Khusus untuk Orang Papua tidak ada Jalan lain untuk menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi selain dengan Injil Kristus yang dapat merubah yang tidak mungkin bagi manusia, menjadi mungkin bagi Tuhan.

Pemerintah Provinsi Papua maupun Papua Barat harus kembali Jadikan Firman Tuhan  di atas segala  – galanya.

Majelis Wilayah Jayapura Selatan GPDI,  Pdt, Yulianus M. Mambrasar  mengatakan, bahwa memaknai HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua, Injil itu hidup dan menyelamatkan manusia, jadi Celakalah dia yang tidak memberitakan Injil. (Andrew / LPC)

“Karena Firman atau Injil itu yang merubah Orang Papua sebelum Pemerintah ada, dari kegelapan mengenal terang,tau baca dan Tulis mengenal Keluarga baik dari Gunung,lembah dan Pantai itulah Kekuatan Injil Kristus yang luar biasa,” tuturnya.

 

Untuk itu Yulianus menambahkan, 165 Tahun sudah saatnya Orang Papua Bangkit untuk memimpin dirinya sendiri dengan selalu berpatokan Pada ajaran ajaran Firman Tuhan.

“Karena tidak ada Orang manapun yang datang untuk membangun kita sekalipun mereka datang dengan Kepintaran,Hikmat, akal budi dan lain sebagainya, hanya Injil yang dapat merubah segalanya, lupakan Irihati, dendam, Kemabukan, Pesta pora dan lainnya, hidup rukun kasihi sesama, Kasihi Tuhan Allah,  maka semua Jalan jalan kita akan di Luruskan,” ungkap Pdt. Yulianus Mambrasar,  usai mengikuti Ibadah syukur HUT PI ke 165 tahun. (Andrew / Lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here