Hidup yang Berbuahkan Kasih : Allah Limpahkan Kasih Karunia, Agar Kita Berkecukupan Dalam Segala Hal

0
6337

Hidup yang Berbuahkan Kasih

Baca: 2 Korintus 9:6-15

 

“Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.” (2 Korintus 9:8)

 

Di setiap pertemuan ibadah atau persekutuan kita seringkali mendengar khotbah dari hamba Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan itu kasih adanya. Apakah maksudnya? Tuhan mengasihi kita karena memang sifat ke-Ilahian-Nya, dan kasih-Nya itu sama sekali tidak dipengaruhi/tidak tergantung pada perbuatan kita.

Kasih Tuhan diberikan kepada kita karena memang sifat-Nya yang adalah kasih; dan kasih itu selalu memberi. Kita dapat mengerti sekarang bahwa kasih karunia Tuhan itu selalu aktif memberi, tidak pasif. Jadi kelimpahan-kelimpahan yang kita terima dari Tuhan, baik itu berkat materi maupun berkat rohani, adalah menunjukkan kegerakan kasih karunia-Nya.

 

Setelah memperoleh kasih karunia dari Tuhan ini tentunya Tuhan berharap kehidupan kita pun berlimpah dengan pelbagai kebajikan. Apabila seseorang mengaku telah menerima kasih karunia Tuhan namun di dalam dirinya tak terdapat kebaikan, itu menimbulkan tanda tanya besar! Orang percaya yang tak mewarisi sifat Tuhan yang berlimpah dengan kasih telah mengecewakan hati Tuhan. Oleh karena itu marilah kita dengan tulus dan rendah hati menghampiri hadirat-Nya agar kasih-Nya dapat memenuhi hati kita, sehingga kita pun mampu mengalirkan kasih tersebut kepada orang lain.

 

Alkitab mengingatkan kita: “…jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik…” (Titus 2:7a), “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.” (Ibrani 10:24). Tuhan berkata, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16).

 

Sudahkah kita menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar kita dalam hal berbuat baik? Kehidupan orang percaya yang tak pernah mengalirkan kasih adalah batu sandungan bagi orang lain dan tak mempermuliakan nama Tuhan. Itu sama artinya kita menghalangi orang lain untuk mengenal Kristus, karena hidup kita tak mencerminkan Dia.

 

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” (Yohanes 15:8). (Renungan Dikutip Dari Aplikasi Renungan Harian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here