JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Menjelang PON XX Tahun 2020 ini,Kelompok Penjual Makanan Khas Asli Papua yang berada di pasar Mama mama Papua di Kota Jayapura mengharapkan ada Perhatian Pemerintah baik Provinsi Papua maupun Pemerintah Kota Jayapura.

Hal tersebut di Karenakan selama ini Saat Pasar yang di Bangun Bapak Presiden Joko widodo dan di Resmikan Tahun 2018 lalu oleh Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano hingga saat ini tidak Begitu Efektif di beberapa tempat seperti yang telah di bagi oleh pemerintah.

Pasar yang di bangun 4 Lantai ini hanya yang efektif di gunakan adalah Lantai 1 dan 2 sedangkan Lantai 3 dan 4 tidak begitu efektif di mana Lantai 3 yang di peruntukan sebagai Pusat dagangan Kuliner Khas Papua tidak Efektif, hal tersebut karena Banyak Pedagang Kuliner terdiri dari mama mama Papua tidak bertahan, karena sepi pengunjung, hingga saat ini yang bertahan Cuma 2 penjual yang masih bertahan yaitu salah satunya Mama Asnat Inggamer.

Mama Asnat Inggamer, saat menyediakan jualannya makanan khas Papua di Pasar Mama – Mama Papua di Kota Jayapura. (Andrew /LPC)

Mama Asnat Inggamer saat di tanya media, dirinya mengungkapkan Bahwa hingga saat ini Ia masih tetap Bertahan walaupun banyak rekan rekan nya yang sudah tidak berjualan lagi, Karena tidak ada Pembeli, hal tersebut di Karenakan Ia masih berharap kepada Tuhan yang mempunyai sumber berkat, walau Hasil yang di Peroleh kadang pas pasan buat modal.

Untuk itu Mama Asnat Inggamer mengharapkan Kepada Anak anak Asli Papua yang saat ini menduduki Jabatan Sebagai Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati Walikota Para Anggota DPR,MRP yang merupakan Wakil Rakyat Orang Asli Papua dapat Memberi dukungan kepada Pengembangan Kuliner khas Papua yang di Buat langsung oleh mama Papua dengan membuat satu Peraturan Khusus Gerakan makan makanan Khas Papua setiap Bulan.

Ia menambahkan,  kalau boleh setiap kali acara Pemerintahan di Papua harus di sajikan Makanan khas Papua Para Tamu undangan stidak gunakan catering, tetapi Makan makanan Khas Papua walaupun hanya sederhana agar semua Orang yang datang ke Papua bisa mencintai Papua yang merupakan bagian dari Indonesia.

“Karena kalau ada orang yang tidak suka makanan Papua berarti dia tidak suka orang Papua,Karena dari makanan sederhana Khas Papua ini lah yang membentuk Watak dari Para Pejabat Papua yang saat ini menjadi Orang orang Pintar di Papua,” ujar Mama Inggamer, Senin (28/01/2020.)

Sementara itu,  Koordinator Solidaritas mama mama Papua (SOLPAP), Frengki Warer mengharapkan, agar menyambut agenda nasional PON XX tahun 2020, Pemerintah dapat berdayakan Pasar Mama Papua, sebab Kota Jayapura sebagai satu tempat destinasi wisata Kuliner dan Pernak Pernik hiasan atau cendramata dari Papua milik Pengrajin pengrajin Papua.

“Agar dari pesta akbar olahraga di tanah air  dapat memberikan efek kepada pedaganng bisa meraup keuntungan dari para peserta yang datang dari semua Provinsi di Indonesia.,” harap Frengki. (Andrew / LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here