Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat menandatangani prasasti sebagai tanda telah meresmikan gedung baru Puskesmas Sentani, yang berlokasi di Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (28/1/2020) kemarin. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, meresmikan pemanfaatan gedung baru puskesmas Sentani, Selasa (28/1/2020) kemarin pagi sekira pukul 09.00 WIT. Puskesmas tersebut berlokasi tepat di Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Peresmian fasilitas puskesmas tersebut sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Sentani.

 

“Dengan kehadiran gedung baru puskesmas Sentani, kita harap dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Sentani,” ucap Bupati Mathius dalam sambutannya saat meresmikan pemanfaatan gedung baru Puskesmas Sentani.

 

Untuk Puskesmas Sentani, hendaknya memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat yang datang berobat dengan berbagai penyakit yang dideritanya.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, meresmikan pemanfaatan gedung baru puskesmas Sentani, Selasa (28/1/2020) kemarin pagi sekira pukul 09.00 WIT. Puskesmas tersebut berlokasi tepat di Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. (Irfan / lintaspapua.com)

“Jika ada masyarakat yang mendiami wilayah Distrik Sentani menderita sakit, silahkan datang berobat ke Puskesmas Sentani yang ada di Kemiri ini,” ajaknya.

 

Selain itu, Mathius mengakui bahwa ketersediaan lahan untuk pembangunan gedung baru Puskesmas Sentani ini sangat sempit jika dibandingkan dengan lahan yang lama.

 

Demi penataan Kota Sentani, bangunan atau gedung puskesmas Sentani terpaksa dipindahkan. Namun demikian, pemerintah daerah tetap memikirkan areal baru untuk pengembangan bangunan atau gedung puskesmas kedepannya.

 

“Areal baru yang nantinya kami siapkan dapat digunakan untuk membangun puskesmas Sentani dan diperkirakan berada di pinggiran Danau Sentani, sehingga masyarakat yang mendiami kampung-kampung di Danau Sentani dapat menjangkaunya dengan berjalan kaki tanpa menggunakan kendaraan,” sebutnya.

 

Selain itu, Bupati menjelaskan, lokasi puskesmas Sentani yang lama dan sejumlah bangunan di kawasan tersebut akan di bongkar dan selanjutnya akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

 

“Kita telah ketahui bahwa puskesmas Sentani merupakan satu-satunya pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Sentani pada masa lalu. Karena puskesmas tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan telah banyak berjasa mengobati warga yang sakit,” jelasnya.

 

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes, mengatakan, selain bangunan baru, fasilitas kesehatan (faskes) itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan peralatan medis yang berkelas yang memenuhi standar Kementerian Kesehatan RI.

 

“Misalnya, peralatan sanitarian itu juga berstandar Kemenkes dengan standar yang sangat baik dan kapasitas yang mampu digunakan apabila tamu negara penting berkunjung ke Papua,” ujar Khairul Lie.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan, puskesmas tersebut juga memiliki peralatan pendukung yang dapat memberikan layanan paripurna, seperti alat USG Portable, alat Inkubator listrik dan infant warmer. Kemudian ada juga alat Kimia Klinik dengan kemampuan sama seperti pada rumah sakit.

 

Untuk itu, pihaknya berharap, berbagai keunggulan fasilitas kesehatan itu dapat  menjadi rujukan pemeriksaan laboratorium dari puskesmas-puskesmas lain. Hal Ini mendukung pencapaian SPM Kesehatan terutama penanggulangan penyakit tidak menular (PTM).

 

Selain itu Puskesmas Sentani juga sudah dilengkapi dengan alat Tcm untuk Program TB. Kemudian ada untuk pelayanan juga sudah dilengkapi dengan peralatan sistem antrian pasien digital. Sehingga

memudahkan pasien dalam mendapat layanan secara efisien dan alat ini memungkinkan pasien dapat mendaftar loket mulai jam 12 malam.

 

Dirinya menambahkan, tujuan pengembangan puskesmas guna memberikan layanan yang nyaman dan mengikuti perkembangan ilmu kesehatan serta mendukung visi dan misi kepala daerah. “Serta mewujudkan SPM Kesehatan di Kabupaten Jayapura, guna mendukung sukses PON XX Tahun 2020 dan menuju akreditasi puskesmas paripurna pertama di Papua,” tukasnya. (Irf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here