Bawaslu Papua Launching Pengawasan Pilkada Serentak 2020 di Keerom

0
461
Jajaran Bawaslu Provinsi Papua dan Forkompinda Provinsi Papua saat melakukan ‘Launcing pengawasan Pemilihan Bupati/Wabup di 11 Kabupaten/Kota Provinsi Papua’ yang dilaksanakan di Keerom, Selasa (28/01/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, melakukan ‘Launching Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di 11 Kabupaten Provinsi Papua Tahun 2020’.

Launching dilaksanakan di Kabupaten Keerom sebagai salah satu kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan Bupati/Wabup, kegiatan dilaksanakan di Halaman Hotel Grande Arso, di Yuwanain, Arso II, pada Selasa (28/01/2020) kemarin.

Pada kegiatan launching oleh Bawaslu Provinsi ini juga diikuti oleh Bawaslu Kabupaten yang menggelar Pilkada tyahun ini yaitu Bawaslu Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Keerom, Mamberamo Raya, Merauke, Nabire, Pegunungan Bintang, Supiori, Waropen, Yahukimo dan Yalimo.

Dari Bawaslu Papua hadir Komisioner, Niko Tunjanan dan Jamaludin L. Rua. Juga hadir Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marzuki. Dari Pemprov, mewakili Gubernur Kabid Politik Kesbangpol Papua, Ny. Siti Hajrah, mewakili Pangdam XVII Cenderawasih, Kol. Czi. Muhamad Asrowi, mewakili Kajati Papua, Erwin Saragih, dan dari Komisioner KPU Provinsi, diwakili Sandra Mambrasar.

Komisioner Bawaslu Provinsi Papua, Niko Tunjanan, pada sambutannya mengemukakan bahwa sesuai tema kegiatan launching yaitu ‘Bersama rakyat awasi Pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu,’ maka Bawaslu berharap Pemilihan Bup/Wabup tahun ini bisa berjalan baik dan berintegritas serta melibatkan rakyat agar bersama Bawaslu untuk mengawasi jalannya proses demokrasi tersebut.

Pada kesempatan itu ia juga menjelaskan dipilihnya Kabupaten Keerom menjadi tuan rumah kegiatan launcing karena ada alasan filosofisnya. ‘’Pada Pemilihan tahun 2019 lalu, Bawaslu Papua pada ajang Bawaslu award yang digelar tingkat nasional, tanpa diduga Bawaslu Papua meraih penghargaan sebagai peraih pengawasan terbaik no 3 dari 34 Provinsi di Indonesia dan Kabupaten Keerom yang bersaing dengan 514 kabupaten/kota ternyata berhasil meraih terbaik no 1 tingkat nasional, maka kita gelar launcing disini,’’ujarnya.

Sementara Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marzuki, pada arahannya menyampaikan bahwa pemilihan langsung Bupati/Wabup banyak mengandung potensi konflik bila tak dilaksanakan dengan hati hati.

‘’Jadi perlu kesadaran kita bersama. Maka penyelenggara harus independen, ini yang paling penting. Bagi peserta yang tak puas gunakan jalur hukum, karena jalur hukum adalah jalur paling damai untuk menyelesaikan perselisihan. Polri dan TNI harus netral, pemerintah daerah harus netral, para calon diminta menggunakan cara yang bermartabat, tak boleh black campaigne, dilarang menggunakan pengerahan massa,” katanya.

 

“Kedepankan bawaslu untuk penyelesaian sengketa Pilkada, semua harus mematuhi ini. Saya juga ingatkan Polri akan bertindak tegas bila ada anarkhis, jangan ada lagi lagi aksi bakar-bakar, saya akan tegas, sekali lagi saya akan tindak tegas, kami Polri dan TNI akan tegak lurus untuk upaya penegakan hukumnya,’’tegasnya.

Kegiatan launching ditandai dengan penandatangan ‘Launcing pengawasan Pemilihan Bup/Wabup’ yang dimulai dari Bawalu Papua, KPU Papua, Pemprov, Polda, Kodam dan Kejati Papua. Selanjutnya diikuti para ketua-ketua Bawaslu dari 11 Kabupaten yang menggelar Pemilu tahun 2020 ini. Dilanjutkan pelepasan balon launcing Pilbup/wabup serta ditutup dengan foto bareng dan panggung hiburan.

Sementara itu,  Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dalam sambutaannya menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diterima KPU dan Bawaslu dalam ajang Bawaslu dan KPU award, dimana Kabupaten Keerom juga meraih penghargaan tersebut.

‘’Untuk itu saya berharap semua pihak termasuk di Bumi Tamne Yisan kefase ini untuk mengawal proses demokrasi ini dengan baik. Pilkada sebagai pesta demokrasi seharusnya kita isi dengan pesta, namun bukan dengan pesta pora,” pesannya.

Dirinya menyarankan, perlu diketahui Keerom untuk Pilkada kali ini adalah yang keempat kalinya, Pilkada pertama, kedua dan ketiga telah berjalan baik dan diapresiasi dari pihak daerah, provinsi dan nasional, maka Pilkada tahun 2020 ini kita harap juga bisa berjalan lancar, aman dan tertib,’’ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan,  agar Pilkada tahun 2020 di 11 kabupaten bisa berjalan lancar. ‘’Saya harap Pilkada kali ini bisa kita jaga bersama untuk memilih memilih yang memiliki ide, gagasan dan inovasi untuk rakyatnya. Sebagai penyelenggara, KPU dan Bawaslu, saya harapkan Kabupaten Keerom dan Papua kita bisa kawal dan proses pilkadan pada kesempatan tahun ini,’’ pesannya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here