Ketua Ikatan Mahasiswa Waropen Imawar ( IMAWAR ) di Kota Jayapura, Dominggus Demda Erari, S.Pd. (Foto Pribadi)

Pro dan Kontra Pembangunan Kabupaten Waropen (Membangun Pesan Moral dan Damai)

Oleh : Dominggus Demda Erari, S.Pd.

Selaku  Ketua Ikatan Mahasiswa Waropen melihat Pro dan Kontrak Pembagunan Kabupaten Waropen yang beredar dibeberapa media baik WA, Facebook, dan  media lainnya. yang dipelopri oleh saudara Demianus Niki  hanya menyoroti Bupati dan ini bentuk  pelecehan nama baik Bupati Waropen, Yeremias Bisai (YB), sebab  suka dan tidak beliau adalah Bupati definitif yang hari ini menjalankan tugas.

Saya pun berharap kepada semua stakeholder, baik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Waropen, kepala – kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  dan Semua Pihak mari saling bahu – membahu tingggalkan ego kita dan  ikut mendukung proses pembagunan Kabupaten  Waropen.  jangan kita saling menyerang satu sama lain, tapi berkacalah pada cermin dan tanyakan pada diri anda apa yang saya harus buat untuk Negeri Seribu Bakau.

saya selaku ketua Ikatan Mahasiswa Waropen melihat propaganda yang dilakukan ini oleh para aktivis yang Mengatas namakan  APPKW ini ada sedikit merunjuk pada momen pilkada 2020  dan diduga mengkantongi kepetingan para kandidat yang siap maju pada pesta demokrasi tahun 2020.

Saya sangat apresiasi semangat para aktivis yang memperjuangkan hak-hak rakyat dan berantas koruptor di kabupaten waropen namun yang disayangkan ialah jika memang benar aspirasi masyarakat yang juangkan tidak usah lagi obar lagi facebook atau group WhatsApp (WA) untuk memanas-manasi  rakyat yang tidak tahu apa-apa, cukup berita di bagi melalu media online atau media terpercaya lainnya.

Seperti saya lihat group mengawal Pembagunan Kabupaten  Waropen ini sudah terlalu kelewatan, perang saraf yang dilakukan hanya bermodus kepentingan dan saling menghujat satu sama lain. hal Ini sama dengan permain bola kaki dimana aktivis hanya menjukan sklil kalau aku/saya atau tim saya yang pantas bermain atau menjadi striker ajang pilkada 2020.

Saya juga pun berharap kepada semua kalangan atau masyarakat, agar melihat persoalan atau masalah-masalah ada di Waropen itu datang langsung melihat pada kondisi saat itu, kita tidak bisa meneropong dari kejauhan dan kemudian menilai pemerintah dengan sewenang – wenang tanpa memiliki alat bukti hukum yang kuat,  tapi datang kemudian bertemu secara langsung dengan Penyelenggara Pemerintahan hari ini, dalam hal  ini bupati  dan kepala – kepala OPD yang ada, sehingga kita mengetahui letak persoalan yang pasti pada daerah kita.

 

Saya ingin berpesan kepada Pemerintah  Kabupaten Waropen membuka diri dalam memberikan informasi kepada publik atau mediasi sebuah diskusi public masyarakat Waropen,  agar ketebukaan infomasi bagi rakyat Waropen merasa puas apa yang kerjakan oleh pemerintah hari ini.

Dalam tulisan ini, saya ingin menyarankan  kepada Humas Pemerintah Kabupaten Waropen, kiranya dapat  berperan aktif dalam bemberikan informasi kepada kepada publik tentang apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah dan apa saja yang belum kerjakan, paling tidak humas mengeriti tentang media atau Humas kerja sama dengan beberapa media terpercaya, sehingga bisa menjawab berbagai persoalan yang ada, dalam sebuah arus informasi dari Waropen kepada masyarakat Waropen dimana saja berada di luar kabupaten tersebut.

Menyongsong Pemilu 2020,  momen pilkada Waropen saya sebagai ketua Ikatan Mahasiswa Waropen ( IMAWAR ) menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak terprovokasi dan saling menghujat satu sama lain antara  pendukung, sebab setiap orang memilik hak yang sama untuk maju dan bertarung sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Mereka – mereka yang akan bertarung dalam pesta demokrasi 2020 juga merupakan anak – anak adat asli Kabupaten Waropen dan Aset Negeri Kita.

Sebagai rakyat atau pemilih yang akan mentukan siapa-siapa diantara mereka yang layak menjadi Pemimipin bagi kita. saya juga berharap kita bisa menciptakan pemilu yang damai sesuai dengan amat undang-undang Pemilu tahun 2020

Harap saya agar kita pun mewujudkan pemilu yang bersih, damai dan aman.  Tentu tidak mudah bagi kita. Ibarat bulak – balik telapak tangan. meskipun  Pemilu di tahun sebelum-sebelumnya  secara prosedural semakin baik, namun kita sebagai warga masyarakat perlu meningkatkan kesadaran berpolitik yang baik bagi setiap kita. (Penulis Aadalah Ketua Ikatan Mahasiswa Waropen Imawar  ( IMAWAR ) di Kota Jayapura.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here