Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat menghadiri dan membuka kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Bantuan Ansor Sebaguna (Diklatsar Banser) di Ponpes Nurut Taqwa, Jaifuri, kemarin (25/01/2020). Tampak saat foto bersama. (Arief / lintaspapua.com)

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengemukakan harapannya agar anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Kabupaten Keerom dalam kiprahnya mampu berkolaborasi bersama-sama organisasi pemuda lainnya yang tergabung di KNPI Keerom dalam rangka tugas menjaga NKRI di Tapal Batas Kabupatan Keerom.

Ia mengemukakan, hal ini saat menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Bantuan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) di Ponpes Nurut Taqwa, Jaifuri, kemarin (25/01/2020).

‘’Saya hadir disini untuk memberikan dukungan kepada banser dalam rangka mengawal NKRI dan Pancasila. Jadilah agen untuk membawa keadilan di tanah Keerom, bila masyarakat kita sudah merasa mereka diperlakukan dengan adil maka mereka akan mau berpartisipasi dalam pembangunan dan NKRI akan tegak di tanah Papua dan Keerom,’’ungkapnya.

Wabup juga berharap, Bandser semakin banyak merekrut generasi muda untuk bergabung dengan Banser. Karena menurutnya dengan bergabung dengan Banser maka generasi muda akan banyak mendapatkan hal-hal positif. ‘’Selain menjaga dan memuliakan ulama, mereka juga menjaga NKRI dan bangsa Indonesia,’’lanjutnya.

Sementara itu,  Ketua PW Ansor NU, Provinsi Papua, Amir Mahmud Madubun, mengemukakan bahwa Banser NU dalam sejarah telah tercatat merupakan salah satu pilar pemuda yang menyuarakan dan berjuang untuk tegaknya NKRI.

‘’Banser ini bukan organisasi baru, bahkan ia telah ada sebelum Negara ini merdeka. Banser dibentuk dan dilahirkan dengan tugas utama untuk menjaga wibawa dan marwah ulama, ini yang diwariskan kyai ulama kepada kita. Diklatsar Banser pertama di Keerom ini insya Allah dapat melahirkan kader banser yang tangguh dan militant yang nantinya bersama aparat untuk menjaga keamanan dan membantu pemerintah dalam membangun daerah ini,’’pesannya.

Turut hadir juga pada acara tersebut, Pendiri NU Keerom, Ust. Nursalim Arrozy, Rais Suriah PC NU Keerom, Kyai Mahfud Mudhor, Kapolres Keerom yang diwakili kasat Bimmas, AKP. Mujiat, Ketua Panitia Diklatsar, Jasmun, Ketua PC Banser Nu Kab Keerom, Muhammad Isroni, Sek DAk Keerom, Lauren Borotian dan tamu undangan lainnya.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan, Jasmun, dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan tersebut diikut oleh 40 peserta dan akan berlangsung selama 3 hari yaitu 24–26 Januari 2020. Kegiatan tersebut bertujuan menyiapkan generasi muda NU untuk meneruskan tongkat estafet organisasi NU untuk menjawab tantangan jaman.

‘’Diklatsar adalah jenjang pengkaderan awal di Banser. Untuk kegiatan kali ini kami mengambil tema ‘Penguatan komitmen nasionalisme generasi muda yang tangguh sebagai benteng ulama dan NKRI,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here