Ketua Fraksi Deiyai Bersatu, Hendrik Onesmus Madai, saat memberika keterangan. (Istimewa / foto Pribadi)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dua fraksi DPRD Kabupaten Deiyai, masing-masing PKS dan Deiyai Bersatu dengan tegas meminta pihak Pengadilan Negeri (PN) Nabire membebaskan sembilan tahanan massa aksi anti rasisme Kabupaten Deiyai yang ditangkap tanggal 28 Agustus 2019 tanpa syarat.

Kedua fraksi menyampaikan permintaan itu pada pembahasan APBD Kabupaten Deiyai tepat pada sesi usulan atau pendapat dari empat fraksi yang diberikan waktu oleh pimpinan sidang di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, senin, [20/1/2020].

Ketua Fraksi Deiyai Bersatu, Hendrik Onesmus Madai mengatakan, pihaknya terus didesak oleh keluarga yang ditahan agar segera komunikasikan dengan pihak PN Nabire supaya dibebaskan tanpa syarat.

“Pada sidang terhormat ini, kami hendak sampaikan kepada Bupati, Dandim, dan Kapolres bahwa kami terus didesak oleh keluarga dari Sembilan pemuda yang ditahan itu. Mereka minta Sembilan orang itu dibebaskan tanpa syarat,” ujar Madai dijemput tepukan tangan yang meriah.

Sebab, ia menjelaskan, kesembilan pemuda yang ditahan adalah korban yang ada di halaman kantor Bupati Deiyai sementara pelaku pembunuh anggota TNI bermula di belakang kantor Bupati tersebut.

Hal yang sama juga dikatakan ketua fraksi PKB, Naftali Magai. Menurutnya, apa yang dirasakan oleh kesembilan orang tersebut, turut dirasakan oleh masyarakat Deiyai.

“Sampai saat ini Pengadilan Negeri Nabire belum bisa menemukan kesalahan mereka secara hukum, maka keputusan harus jujur dan bijaksana,” ujar Magai.

Pihaknya menilai ujaran rasisme yang diungkapkan oleh sejumlah ormas dan oknum TNI di Surabaya merupakan bukti kebodohan mereka sebab manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Di bawah kolong langit ini tidak ada orang mirip monyet. 20 DPRD selalu menuntut segera bebaskan dari PN, karena itu pihak-pihak terkait segera berkomitmen bersama,” katanya. (https://wagadei.com/2020/01/20/2-fraksi-bicara-bebaskan-9-tahanan-massa-aksi-anti-rasisme-deiyai-saat-sidang-apbd/ )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here