Pemkab Keerom Tingkatkan Pelayanan Hadirkan 20 Bus Melayani Masyarakat

0
353
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, saat menjajal bus . (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang ada di Kabupaten Keerom, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom menyiapkan kendaraan Bis dalam pelayanan sehari- hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom Drs. Irwan, M.MT mengatakan, setiap harinya sebanyak 20 kendaraan Bis melayani masyarakat di Kabupaten Keerom, baik itu pelajar, masyarakat maupun pengawai negeri sipil (PNS). (ISTIMEWA)

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Keerom Drs. Irwan, M.MT mengatakan, setiap harinya sebanyak 20 kendaraan Bis melayani masyarakat di Kabupaten Keerom, baik itu pelajar, masyarakat maupun pengawai negeri sipil (PNS). Semua itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Keerom.

Demikian dikatakan Irwan kepada Reportase Papua. Com saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Selasa (21/1) kemarin. “ jadi pelayanan kepada masyarakat yang paling utama. dengan menyiapkan 20 kendaraan bis kepada masyarakat pastinya masyarakat merasa bangga dan senang kerana pemerintah daerah telah melayani dengan baik, kerana tugas pemerintan daerah meningkatkan pelayanan dan pembangunan,”beber Irwan.

Dari 20 kendaraan bis , terbagi di empat Distrik seperti, Distrik Skanto, Distrik Arso Barat, Distrik Arso dan Distrik Manem. Selain itu juga beberapa kendaraan juga melayani pengawai setiap hari kerja, baik jammasuk kantor maupun jam pulang kantor. “ untuk pelayanan kepada masyarakat tidak dipungut biaya, semuanya di gratiskan. Ini merupakan program pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang ada di Kabupaten Keerom,”jelasnya.

Irwan menambahkan, dengan adanya pelayanan angkutan kendaraan secara gratis bagi masyarakat khususnya para pelajar secara pasti akan mengjindari angka kecelakaan berlalu lintas pada kalangan pelajar, kerana sebelum adanya angkutan dari pemerintah daerah rata- rata pelajar menggunakan kendaraan sepeda motor, tetapi adanya angkutan telah berkurang pelajar menggunakan kendaraan sepeda motor. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here