BIAK (LINTAS PAPUA)  – MV The World yang berkantor pusat di Amerika Serikat, sandar di dermaga pelabuhan laut Biak, Kabupaten Biak Numfor,Provinsi Papua,Jumat (17/1/2020) pukul 12.00 wit

Kapal dengan panjang mencapai 196 meter dan lebar 60 meter tersebut terlihat sangat panjang dan menutup panjangnya dermaga pelabuhan laut Biak,membawa sebanyak 195 wisman dengan 287 crew MV The World yang mengunjungi Biak itu mampu menarik perhatian ribuan warga Biak sepanjang siang hingga malam hari saat kapal tersebut meninggalkan dermaga Biak pukul 19.00 WIT.

MV The World memiliki 165 apartemen dan kepemilihak apartemen ditawarkan secara paket dengan harga termahal mencapai Rp200 miliar dan adapula apartemen yang disewakan dengan durasi waktu pendek,dua pekan dengan tarif Rp 255 juta

Proses penjemputan MV.World dengan tari Yospan serta ditandai dengan prosesi injak piring atau Mansorandak oleh Kapten MV The World,dan disambut Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Turbey Dangeubun,Kepala Dinas Perhubungan, Fransisco Olla,mewakili KSOP Biak,GM PT.Pelindo IV Cabang Biak,dan stakeholder terkait di pelabuhan laut Biak,perwakilan TNI Polri.

“Saya sebagai warga Biak sangat bangga dengan kunjungan turis menggunakan kapal mewah ini,kapalnya sangat besar dan luar biasa karena membawa turis bukan sembarang turis namun turis milarder pemilik tempat tinggal di kapal itu,”kata Susan,salah satu warag Sorido Biak

Hal yang sama dikatakan Piter warga Samofa yang menyatakan rasa bangga melihat langsung Hotel terapung yang megah dan sandar di Biak.

“Ini luar biasa dan warga Biak patut bangga dan merasa terhormat karena tidak semua daerah mampu disinggahi kapal megah ini,Biak sudah mengawali di tahun 2020 ini dan semoga kedepannya banyak lagi turis-turis yang datang mengunjungi Biak dan melihat keindahan alam Biak,”kata Piter

Sementara itu selaku Ekspedition Team,Oswald Huma menyebutkan,apartemen terapung itu akan berlayar selama 18 hari di Papua dan berakhir di Maluku.

“MV The World salah satu kapal pesiar termewah di dunia dan disebut “resident at sea” atau apartemen apungdan untuk mendatangkannya ke suatu daerah perlu kerja keras dan tidak semua daerah bisa,dan Biak mampu dikunjungi kapal ini,”tutur Oswald Huma.

“Kapal ini baru selesai docking di bulan Mei 2019 dan ini perjalanan perdana setelah dock,dan melakukan perjalanan dengan menyinggahi Biak, Raja Ampat hingga berakhir di Banda Naira Maluku pada tanggal 2 Februari 2020,”tuturnya.

“Harapan kami dengan kunjungan para wisatwan mancanegara di Biak utnk melihat potensi yang dimiliki ,Pemda Biak Numfor seriusi kembali sejumlah fasilitas pendukung seperti infrastuktur khususnya moda transportasi dengan menyiapkan bis-bis pariwisata yang representatif,”harap Oswald.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Nunfor Turbey O.Dangeubun dalam kesempatan tersebut mengatakan dengan kedatangan MV The World di Biak dapat meningkatkan citra pariwisata Biak untuk dapat menarik turis mancanegara singgah ke Biak dan melihat potensi yang dimilik Kabupaten Biak Numfor.

“Kami beri apresiasi semu apihak sehingga kapal turisi mewah ini dapat menyinggahi Biak dan para turis mancanegara meski dengan waktu singkat dapat melihat lebih dekat suasana Biak dan warga masyarakat yang sangat antusias ini,”tutur Turbey O Dangeubun.

Para turis mancanegara sempat mengunjungi Gua Binsari atau Gua Jepang dan memborong hasil kerajinan khas Biak yang dijual Mama-mama Biak di sekitar areal Gua Jepang,dan selanjutnya mengunjungi pasar darfuar Biak,sebelum kembali ke atas kapal dan meninggalkan Biak di jumat malam. (http://rri.co.id/biak/post/berita/773061/pariwisata/warga_biak_antusias_melihat_kapal_megah_mv_the_world_yang_sandar_di_dermaga.html )

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here