Kasat Resnarkoba Polres Keerom AKP Sumadiyono bersama jajaran usai menggerebek tempat produksi dan penjualan Milo jenis Stim di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Seorang terduga pemilik ditahan beserta peralatan dan bahan baku pembuatan Milo STIM

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Jajaran Polres Keerom melalui Satuan Resnarkoba terus melakukan pemberantasan Miras dan Narkoba di wilayah hokum Polres Keerom. Kasat Resnarkoba, AKP Sumadiyono, bersama jajaran Senin (13/1/20) kemarin melaksanakan giat pemberantasan operasi miras lokal jenis stim di kampung  Yowong Distrik Arso.

Kasat Resnarkoba bersama Kanit I Bripka Ridwan S Tuharea bersama 6 (enam) anggota dan dibackup anggota Sie Propam Polres Keerom Brigpol Hardiansyah dan 2 (dua) anggota. Bergerak ke lokasi sekitar pukul 16.15.

Sesuai dugaan, tim bergerak ke rumah HI yang diduga memproduksi dan menjual minuman lokal jenis stim di sekitaran Kampung Yowong. Setelah dilakukakan penggeledahan akhirnya didapati beberapa jenis barang bukti.

Diantaranya 3 (tiga) buah galon di duga berisikan bahan baku pembuatan minuma lokal jenis stim, 1 (satu) buah ember besar berwarna hijau di duga berisikan bahan baku pembuatan minuman lokal jenis stim, 1 (satu) buah jergen ukuran 30 liter berwarna biru di duga berisikan bahan baku pembuatan minuma lokal jenis stim, 1 (satu) buah karton yg berisikan 10 plastik bening gula pasir dgn masing2 berat 1 kg dan 1 bungkus fermipan 500 gram.

Juga ada 1 (satu) buah peti yang berisikan 6 botol vit  sedang yg di duga berisikan  minuman jenis stim, 2 (dua) buah tabung gas yang dimodifikasi dgn selang sebagai wadah pembuatan minuman jenis stim, 1 (satu) buah kompor hok yang digunakan untuk memasak minuman jenis stim.

Juga diduga hasil penjualan Milo yaitu uang pecahan Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah) sebanyak 10 (sepuluh) lembar, pecahan Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah) sebanyak 3 (tiga) lembar, 2 (dua) buah uang koin Rp.1000,- (seribu rupiah) dan 1 (satu) buah uang koin Rp.500,- (lima ratus rupiah). Dengan total uang tunai sebesar Rp.1.152.500,- (satu juta seratus lima puluh dua ribu lima ratus rupiah). Serta 1 (satu) buah HP Nokia berwarna hitam.

Selanjutnya tim kembali ke Mapolres Keerom dengan membawa barang bukti yang ada beserta seorang yang diduga sebagai pemilik lokasi pembuatan Milo STIM yaitu HI (60 th), untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, didampingi Kasat Resnarkoba Polres Keerom AKP Sumadiyono, saat dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Ia menyebut bahwa kasus tersebut masih dalam pengembangan.

‘’Dalam perkara ini masih terdapat 1 (satu) org pelaku yang sempat melarikan saat tim datang yaitu SI yang juga anak dari HI,’’ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jajaran Polres Keerom akan terus melakukan secara serius pemberantasan penyakit masyarakat yaitu Miras, Narkoba, Judi dan lain-lainnya. Karena menurutnya, penyakit masyarakat ini akan berdampak pada Kamtibmas di Keerom. (arief/lintaspapua.com)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Man Hay. Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here