Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura, Subhan, saat memberikan keterangan pers. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemerintah Kabupaten Jayapura diserahkan, berikut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan anggaran terbesar. Pemkab Jayapura serahkan DPA Tahuun Anggaran 2020, Jumat (10/1/2020) bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Penyerahan DPA dilaksanakan langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, didampingi Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro dan Sekda Kabupaten Jayapura Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd, M.KP, serta Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura Subhan, SE, kepada seluruh kepala OPD yang diserahkan secara simbolis kepada empat perwakilan OPD di Lingkungan Pemkab Jayapura.

Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan IKU, IKK, Penatapan Kinerja dan Fakta Integritas Anti Korupsi oleh perwakilan empat (4) kepala OPD.

“Yang jelas hari ini (kemarin) penyerahan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2020 tersebut berisi rencana kerja kita yang akan kita laksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura, Subhan, SE, ketika dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, usai penyerahan DPA Tahun Anggaran 2020, Jumat (10/1/2020) kemarin siang.

“Serta kita minta usai penyerahan DPA 2020 ini segera masing-masing OPD untuk melakukan proses pelelangan yang nilainya 1 miliar ke atas yang sesuai ketentuan Perpres nomor 17 tahun 2019 dan juga mengusulkan nama-nama bendahara terlebih dahulu, kemudian mengusulkan nama KPA dan PPTK ke Keuangaan. Pengusulan nama-nama bendahara, KPA dan PPTK itu oleh masing-masing OPD ke Keuangan, kemudian kami antar ke Inspektorat untuk verifikasi. Apakah nama-nama orang yang diajukan ini layak menjadi bendahara, KPA dan PPTK,” tambahnya.

Untuk pagu tertinggi di serahkan kepada lima OPD di lingkungan Pemkab Jayapura. Yakni, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Youwari serta Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP).

“Yang jelas empat OPD itu yang paling besar, seperti kesetanan (Dinkes), PU, pendidikan (Disdik) dan RSUD Youwari, empat OPD itu saja. Juga ada perumahan (DP2KP), apalagi inikan ada iven PON 2020. Itu kayakanya yang lebih besar, tapi saya tidak tau angka pastinya yaitu yang lebih besar itu Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman,” ungkapnya.

Selain itu, kata Subhan, ada Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kwasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura. “Saya memang belum tau angka pastinya, namun yang lebih besar itu Dinas Pertanahan dan Perumahan,” katanya.

Selain itu, pagu anggaran lainnya yang diberikan agak besar itu kepada enam distrik yang menjadi pilot project.

“Sementara kalu yang kecil angkanya itu distrik-distrik, tapi distrik juga sekarang inikan ada pilot project untuk enam distrik. Pilot project untuk enam distrik itu mencapai lebih dari 1 miliar rupiah itu semuanya, kemudian kampung-kampung juga besar, yang naik di tahun ini” beber Subhan.

Selanjutnya, anggaran yang digelontorkan ke Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP) itu karena untuk pembayaran pembebasan lahan.

“Yang terbesar juga ada di pertanahan dan perumahan (DP2KP), itu khusus untuk pembebasan lahan di bandara yang sudah di upload masuk di DP2KP. Nilainya juga saya belum tahu pasti, tapi yang jelas total pendapatan kita 1,4 Triliun Rupiah, total belanja daerah kita di tahun 2020 itu 1,3 Triliun Rupiah, yang tadi saya bilang itu di afektivikasikan ke dalam belanja tidak langsung itu Rp 733 miliar dan belanja langsung Rp 696 miliar,” tuturnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here