300 Personel Siaga di Bandara Sentani Saat  Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

0
293
Kepala Bandar Udara (Kabandara) Sentani, A. Widyo Praptono, ketika bertanya pada petugas guna mengecek situasi dan suasana Bandara Sentani menjelang Natal dan Tahun Baru di Posko Terpadu Nataru (Natal 2019 dan Tahun Baru 2020), Senin (23/12/2019) kemarin. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Jelang Natal dan Tahun Baru, Bandara Sentani menyiagakan 300 personel keamanan serta mendirikan posko terpadu.

Kepala Bandar Udara (Kabandara) Sentani, A. Widyo Praptono mengatakan bahwa personel tersebut terdiri dari AVSEC, TNI-Polri, Basarnas dan lain-lain.

“Untuk pengamanan khusus tidak ada, namun untuk Nataru (Natal dan Tahun Baru) kita libatkan teman-teman dari TNI-Polri, kemudian dari KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), Karantina kita libatkan semuanya, termasuk SAR juga kita libatkan. Jadi, total kurang lebih 300 personel pengamanan khusus untuk Natal dan Tahun Baru,” kata Widyo, Senin (23/12/2019) kemarin sore.

Widyo menuturkan, bahwa pihaknya telah mendirikan posko terpadu Natal dan Tahun Baru yang telah beroperasi sejak Kamis, 19 Desember 2019 lalu hingga tanggal 6 Januari 2020 nanti.

Adapun lokasi dari posko terpadu bertempat di tengah-tengah antara terminal kedatangan dan terminal keberangkatan yang dilengkapi dengan monitor dan komputer serta papan informasi jumlah pesawat, penumpang dan harga tiket dari setiap maskapai penerbangan.

“Semua kita layani di posko terpadu ini. Jadi, seperti adanya komplain masyarakat itu kita layani terkait dengan adanya penumpang yang merasa kehilangan (barang) itu kita juga layani,” tuturnya.

Selain itu terdapat juga petugas dan fasilitas kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Terkait dengan kesehatan juga kita layani, misalnya ada penumpang yang merasa kesehatannya terganggu itu kita layani semuanya dan ada semua di posko terpadu ini. Ya, posko kita layani semuanya, terus apabila memang penyakitnya cukup berat itu kita bawah ke ruang dalam yang khusus ada pertolongan untuk kesehatan,” bebernya.

“Tergantung penyakitnya saja ya, selama ini sih tidak ada keluhan masyarakat yang terkait dengan penyakit yang berat itu tidak ada. Normal-normal saja, rata-rata tensi, kemudian asam urat ini kita siapkan termasuk alat pengecekan juga kita siapkan semua,” tambah Widyo dengan nada tegas.

Untuk lonjakan penumpang, Widyo mengungkapkan bahwa diprediksi akan terjadi pada H-4 yaitu pada Sabtu 21 Desember 2019 dan H+4 pada Minggu, tanggal 5 Januari 2020.

“Dalam periode Peak Season seperti ini pengguna jasa disuguhkan dengan suasana yang sedikit berbeda dari sebelumnya yaitu dekorasi yang kental dengan suasana Natal dan Tahu Baru di area terminal Bandara. Kita mulai pembukaan posko terpadu Nataru (Natal dan Tahun Baru) itu pada tanggal 19 Desember 2019, dan kalau di bandingkan dengan hari-hari biasa di bulan-bulan lain sebelum bulan Desember seperti bulan November, Oktober dan September itu kelihatan ada peningkatan (lonjakan penumpang),” imbuhnya.

“Namun kalau di bandingkan dengan tahun lalu itu terjadi penurunan, misalnya di H-6 itu alami penurunan sekitar atau minus 5 persen, kemudian di H-4 itu minus 3 persen dan di H-3 atau Minggu, 22 Desember 2019 itu minus sebesar 11 persen. Jadi, kalau di bandingkan tahun lalu itu terjadi penurunan dan kemungkinan ini terjadi terkait dengan jumlah pesawat. Memang terjadi penurunan jumlah pesawat dibandingkan dengan tahun lalu, karena banyaknya pesawat khususnya Sriwijaya yang Cancel Flight, jadi otomatis jumlah penumpang juga akan menurun,” tutupnya. (Irf / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here