Dua Tahun Pemerintahan Mathius Awoitauw – Giri Wijayanto : IPM Naik, Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran Turun

0
754
Masa Pemerintahan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayanto telah berumur 2 tahun . (Foto Diskominfo Kabupaten Jayapura)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Masa Pemerintahan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayanto telah berumur 2 tahun . Banyak indicator yang menujukkan kemajuan yang sangat berarti. Indkes Pembangunan Manusia (IPM) naik dan pengangguran serta kemiskinan semakin di kabupaten Jayapura menunjukkan penurunan.

Sejak awal Pemerintahan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan Wakilnya Giri menetapkan visi dan misi  kabupaten Jayapura 2017-2022. Minimal ada 6 hal yang termaktub dalam visi misi kabupaten Jayapura yang akan menjadi pedoman kerja selama 5 tahun.

Enam visi tersebut adalah: 1. Meningkatkan kualitas manusia di kabupaten Jayapura. 2. Mengingkatkan keberdayaan dan kemajuan masyarakat adat. 3.

Mendorong peningkatan dan pemerataan kesejahteraan . 4. Mendorong peningkatan dan pemerataan infrastruktur. 4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dan 6. Melestarikan lingkungan hidup dan sumberdata manusia.

 

Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten Jayapura ari tahun ke tahun terus meningkat. Jika tahun 2014 IPM capaian IPM hanya 69,55 , di tahun 2018 mencapai 71,25. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) / Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara di seluruh dunia.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat berkunjung ke kampung Wisata Tablanusu. Didampingi, Kadis Pariwisata, Plt. KadisKominfo dan Kadispora. (foto : engel wally)

Ada 3 komponen IPM yaitu: angka harapan hidup, rata rata lama sekolah dan pengekuaran riil per kapita. Dalam laporan resmi Kabupaten Jayapura disebutkan angka harapan hidup di kabupaten Jayapura pada 2018 adalah 66,66 tahun. Rata rata lama sekolah 14,7 tahun, dab pengeluaran riil per kapita nya 10,160 juta rupiah.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat dijemput oleh masyarakat adat di Kampung Lapua Distrik Kaureh. (foto : engel wally)
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, didampingi Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura Adolf Yoku, S.IP, M.M., ketika menyerahkan secara simbolis alat mesin pertanian kepada perwakilan kelompok tani asli Papua, di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (19/7/2018). (Irfan / HPP)

Selama lima tahun terakhir terjadi peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, peningkatan akses dan mutu pendidikan dan adanya peningkatan pendapatan perkapita dan perbaikan tingkat pertumbuhan ekonomi.

 

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)

NO KOMPONEN IPM CAPAIAN PERTAHUN
2014 2015 2016 2017 2018
1 Angka Harapan Hidup (Tahun) 66.02 66.32 66.40 66.47 66.66
2 Rata-Rata Lama Sekolah (Tahun) 13.54 13.79 14.15 14.16 14.17
3 Pengeluarn Ril Perkapita (Rp/juta)          9,597          9,622          9,653          10,055          10,160
  INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 69.55 70.04 70.50 70.97 71.25

 

 

 

 

 

Sementara laju pertumbuhan ekonomi  masih didominasi oleh sector pertanian, kehutanan, kelautan, dan periakanan.  Bidang ini mampu menciptakan 2006,68 lapangan usaha. Disusul sector transportasi dan pergudangan, 1502,10 dan sector kontruksi 1312,11.

 

Komposisi Penduduk Miskin Kabupaten Jayapura s/d Tahun 2019 sebesar 13.13 % lebih rendah dari tahun 2018 yang mencapai 13.44 %. Atau mengalami penurunan sebesar 0,31 %. Artinya, terjadi peningkatan  kinerja dalam upaya menurunan prosentase penduduk di Bawah Garis Kemiskinan dari 13.44 % pada tahun 2018 menjadi 13.13 pada tahun 2019.

 

Sebelumnya mereka merencanakan  Peningkatan presentase penduduk diatas garis kemiskinan (penurunan angka kemiskinan) merupakan Target Kinerja   RPJMD pada Misi ke-3 “Mendorong Peninkatan dan Pemertaan Kesejahteraan” dengan tujuan “meningkatkan Produksi dan   Produktivitas Perekonomian Rakyat” yang menargetkan Penduduk diatas Garis Kemisikian sebesar 65,33 %

Wakil Bupati (Wabup) Jayapura Giri didampingi Ketua Panitia HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) Ke-V Tahun 2018 yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Koordinator Masyarakat Adat dan Sembilan DAS, Danil Toto dan sejumlah tokoh adat saat mengunting pita sebagai tanda secara resmi membuka Pameran Adat Tahun 2018, di Lapangan Mandala, Genyem Kota, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (23/10/2018) sore. (Irfan / HPP)

Dengan kondisi Penduduk di bawah garis kemiskinan sebesar 13.13 %, maka terdapat 88.87 % Penduduk diatas Garis Kemiskinan. Dengan demikian maka asumsi pencapaian Penduduk diatas garis kemiskinan mengalami over target 136.03 % dengan kata lain adanya upaya signifikan dalam meningkatkan produksi dan produktifias Ekonomi karakyatan dalam          rangka mendorong peningkatan dan pemerataan kesejahteraan.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, didampingi Penyelenggara Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Didik Widia Putra saat melepas pawai Ogoh-ogoh di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (6/3/2019) pagi kemarin lalu. (Foto Istimewa)

Sementara itu tingkat pengangguran terbuka sampai dengan tahun 2018 mencapai 10,7% lebih rendah darai tahun 2017 yang mencapai 13,19%. Sehingga telah mengalami penurunan sebesar 2,68%. Artinya tetah terjadi peningkatan kinerja dalam upaya menurunkan prosentase tingkat pengangguran terbuka. Upaya penurunan pengangguran terbuka merupakan target kinerja RPJMD pada misi pertama: Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dengan tujuan “meningkatkan derajat pendidikan, kesehatan dan daya saing Sumberdaya manusia” yang menargetkan kinerja penurunan tingkat pengangguran  66,9%.

 

Oleh karena itu dengan kondisi tingkat pengangguran terbuka 10,71%, maka terdapat 89,29% angkatan kerja yang telah terserap pada pasar kerja. Dengan demikian maka asumsi pencapaian tingkat pengangguran terbuka melebihi 66,9% yang ditargetkan. Atau capaian kinerjanya 133%.

 

Dan yang menarik, Indeks Pembangunan Desa (IPD) terus meningkat. Dibandingkan dengan IPD 2014, IPD 2018 naik menjadi 51,89. Indeks Pembangunan Desa

merupakan indeks komposit yang menggambarkan tingkat kemajuan atau perkembangan desa pada suatu waktu.

Bupati Mathius Awoitauw juga menjelaskan, selain tim koalisi untuk presiden Jokowi yang sudah berjalan ini. Tapi, partai NasDem sendiri juga akan bekerja untuk memenangkan presiden Jokowi. Tampak Mathius Awoitauw saat bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. (Irfan / HPP / ISTIMEWA)

Perlu diketahui, Kabupaten Jayapura mempunyai luas wilayah 17.514,60Km2 yang mayoritas daratan seluas 16,825,6km daratan 689,5 Km2 (7 mil garis pantai). Wilayah administrasi pemerintahannya  terbagi 19 distrik, 139 kampung serta 5 kelurahan.

Untuk efektiiftas jangkauan pelayanan dan percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten  Jayapura membagi dengan 4 wilayah pembangunan yang masuk dalam 9 wilayah adat suku. Wilayah kabupaten Jayapura dihuni oleh 168.624 jiwa dengan komposisi 75,908 jiwa adalah orang Papua asli Jayapura, 49,850 orang Papua luar Jayapura dan hanya 42,866 jiwa penduduk non Papua.  (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here