JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Sebanyak  42 orang analis mengikuti Sosialisai dan bimbingan teknis bagi tim penilai daerah dan sekretariat tim penilai angka kredit jabatan fungsional analis kebijakan di lingkungan pemerintah Provinsi Papua yang di buka langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua.

Dengan tujuan memenuhi amanat kebijakan otonomi khusus Provinsi Papua mengembangkan kualitas kinerja SEN aparatur menghasilkan kajian dan analisis sebagai bahan perumusan, perencanaan kebijakan publik mengatasi persoalan pembangunan.

Narasumber dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) DR. Suwatin,S.Sos, MA.,  Kamis (5/12/2019), BPSDM Papua Kotaraja.

Sementara itu, Kepala BPSDM Papua, Zakarias Giay, menegaskan tugas para analis adalah penentu keputusan, dan bimbingan harus di ikuti dengan serius sebagai komitmen mengembangkan karier PNS Papua dalam pelayanannya.

“adanya peningkatan kemampuan bagi para peserta kegiatan lewat pembekalan teknis bagi Tim Penilai Daerah dan Sekretariatnya agar dapat melaksanakan fungsi pemberi penilaian dan penentu hasil perhitungan angka kredit serta evaluasi kinerja secara objektif dan sesuai standard serta peraturan yang berlaku,” katanya.

Diakui, bahwa Sasaran kegiatan ini adalah adanya tambahan pengetahuan kepada Tim Penilai dan Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit JFAK ini untuk segera siap bekerja dan menyiapkan instrumeninstrumen pendukung dalam melaksanakan tugasnya secara sistematis, terorganisir dan bertanggungjawab secara professional.

“Kegiatan ini saya harapkan diikuti secara serius oleh seluruh peserta sebagai bagian dari komitmen kita bersama untuk pengembangan karier PNS di Provinsi Papua yang lebih baik dan professional serta unggul dalam pelayanan,”Tegasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Pemantauan pada Pusat Pembinaan Analis Kebijakan LAN RI, Ibu DR. Suwatin, S. Sos. MA beserta Staf yang hadir akan menyampaikan poin penting dalam sosialisasi dan bimbingan teknis bukan hanya memberikan penilaian, tetapi juga memotivasi SDM yang di nilai.

“Untuk menyampaikan sosialisasi dan bimbingan teknis untuk penilaian angka kredit analis kebijakan yang akan dilakukan oleh TPI Papua yang baru saja dibentuk oleh gubernur. Intinya Presiden kita, sudah menyampaikan bahwa jabatan fungsional dan jabatan yang menghargai kompetensi. kebetulan memang Papua nanti akan memiliki banyak jabatan fungsional yang akan segera dilantik,”

“Ssangat mengapresiasi, dan ingin kami sampaikan bahwa selain adanya jabatan fungsional analis, kebijakan ini, pemerintah daerah maupun instansi juga berperan penting dalam rangka memberdayakan mereka. peran Disini yang sentral adalah adanya tim penilai instansi dan tim penilai daerah,” lanjutnya.’

“tidak hanya menilai kinerja mereka tetapi juga harus memberikan motivasi memberikan coaching, memberikan arahan kepada analisis. pijakan ini apa yang harus mereka lakukan dalam rangka, mencapai visi, misi daerah, visi, misi instansi dan juga kesuksesan program yang ada di daerah,” tutupnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here