JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kementerian Perdagangan RI mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di Bumi Cenderawasih agar mempersiapkan diri menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok (Bapok), jelang hari raya Natal 25 Desember 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan RI, Kasan, pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan pemantauan harga maupun pasokan bahan pokok, di Jayapura, Selasa (3/12/2019).

“Jelang Natal dan Tahun Baru biasanya terjadi peningkatan permintaan bapok yang tinggi sehingga berdampak pada kenaikan harga. Untuk itu, pemda dan masyarakat harus bersiap-siap,” kata dia.

Kasan pun mengimbau agar Pemda perlu mengambil langkah antisipasi, lebih khusus di daerah yang mayoritas penduduknya merayakan Natal dan penyumbang inflasi tinggi.

“Antisipasi itu salah satunya dengan meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah,” ungkap dia.

Sementara untuk pelaksanaan Rakorda, pihak terkait turun ke lapangan melakukan pantauan di beberapa titik, seperti Pasar Sentra Hamadi, ritel modern Hypermart, gudang distributor bapok PT Irian Jaya Sehat serta gudang Perum Bulog.

Hasil pantauan menunjukkan harga bapok di Provinsi Papua, khususnya Jayapura, masih aman dan terkendali.

“Bahkan pasokannya cukup untuk menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Meski demikian, pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bapok dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru,” tutur ia.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here