Wabup Piter Gusbager Ingatkan Bahaya HIV/AIDS dan Jaga ‘Merah Putih’ di Perbatasan. (Arief /LPC)

Rangkaian Hari AIDS Sedunia, Pimpin Kunjungan Kasih KPA Keerom ke Skofro

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2019 tingkat Kabupaten Keerom, Ketua Harian KPA Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, memimpin kegiatan kunjungan kasih ke kampung perbatasan RI-PNG, yaitu Kampung Skofro, di Distrik Arso Timur, Keerom.

Wabup Piter Gusbager Ingatkan Bahaya HIV/AIDS dan Jaga ‘Merah Putih’ di Perbatasan. (Arief /LPC)

Ketua Harian KPA Keerom sekaligus selaku Wakil Bupati Keerom, ia mengemukakan bahwa KPA akan melihat secara langsung bagaimana kondisi dan upaya-upaya yang bisa dilakukan KPA untuk menyukseskan 3.0 (three zero) yang merupakan target dari kegiatan HAS 2019.

‘’Saat ini kita berada di kampung skofro untuk mensosialisasikan penyakit ini dengan harapan kedepan dapat dilakukan terus menerus oleh KPA Kab. Keerom karena penyakit AIDS ini sampai dengan sekarang belum ada obatnya,’’ujarnya.

Ditambahkan, kampung skofro dipilih dalam kegiatan ini karena jumlah penyakit AIDS  di Keerom paling tertinggi ada di Distrik Arso dan Arso Timur.

Kegiatan – kegiatan HAS 2019 Kabupaten Keerom, yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Keerom di kampung perbatasan, Skofro kemarin. (Arief /LPC)

Kegiatan – kegiatan HAS 2019 Kabupaten Keerom, yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Keerom di kampung perbatasan, Skofro kemarin. (Arief /LPC)

‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisikan bahaya dari HIV AIDS, juga bagamaina penanggulangannya. Tema global community made the different, karena sukses untuk 3.0 adalah jika semua pihak terlibat,’’lanjutnya.

Untuk itu ia berpesan beberapa hal. ‘’Yang pertama setia kepada pasangan, tidak melakukan aktivitas seksual beresiko, dan memeriksakan diri kepada VCT atau Puskesmas bagi mereka yang masuk kelompok beresiko,’’tambahnya

Selain itu, sebagai Wabup, ia menyampaikan bahwa kehadirannya di Skofro sesuai semangat Nawacita yang diusung Presiden RI, Jokowi. ‘’Ini sesuai semangat Nawacitra yaitu membangun dari pinggiran, saya juga ajak kampung perbatasan ini untuk menjaga merah putih, jaga NKRI karena NKRI sudah final. Kita ajak masyarakat untuk tidak mudah diprovokasi, dan diadu domba, dan tidak terpengaruh dengan faham-faham yang bertentangan dengan NKRI, pancasila, bhineka tunggal ika,’’tegasnya.

Sementara itu Ondoafi Skofro, Yakob Kamar, meyampaikan dukungannya kepada Piter Gusbager. ‘’Kami terimakasih kepada anak Piter Gusbager, karena sebagai Wakil Bupati, dia mau datang ke kampung Skofro untuk ingatkan bahaya HIV/AIDS, jaga persatuan dan NKRI serta bawa bingkisan kasih untuk masyarakat, kami terimakasih,’’ujarnya.

Pada kegiatan kunjungan kasih ini, rombongan KPA Keerom terdiri dari, Asisten I setda, Sucahyo Agung, Ketua GOW Keerom, Angela Tutwuri Handayani Gusbager, Sekretaris KPA Keerom, Yusnita Pabeno. Selain itu turut hadir Danramil Arso, Mayor Chk (K) Yuliana Rosalio Yoku, Pabung Keerom, Mayor Inf Lodweyk Woria, Wadan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST, Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu, Kapospol Arso Timur, Iptu Amir Mahmud, dan lainnya.

Sementara selaku tuan rumah, hadir Ondoafi Skofro, Yakob Kamar, Kepala Kampung Skofro, Heri Krom, Kepala Kampung Sangke, Benidiktus Rehuwi, Kepala Kampung Kriko, Frengky Bewangkir dan Para masyarakat Kampung Skofro dan sekitarnya.

Kegiatan juga diisi dengan pemberian bingkisan kasih sebanyak 300 paket sembako berisi beras, gula, minyak goring dll. Juga pemberian pakaian layak pakai, bibit mangga arum manis. Serta diisi dengan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan bagaimana menghadapi resiko tsb dan ODHA. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here