Papua Bebas Polio : Anak – Anak Wamena Antusias Terima  Vaksin Polio

0
559
Remaja Usia 15 tahun, Nata Hisage, saat menggendong keponakannya, bersama antusias mendapatkan pelayanan kesehatan Vaksin Polio. (Fransisca /LPC)

WAMENA (LINTAS PAPUA) – Sebagian besar anak penerima tetes manis Polio merasakan senang menerima imunisasi Polio, karena tidak menggunakan jarum suntik, tidak menimbulkan efek samping seperti demam, pusing dan di berikan kepada anak dari usia 0 hingga 15 tahun.

Hal ini menarik beberapa anak penerima Imunisasi menyampaikan kepolosannya bahwa imunisasi ini masing kenapa hanya dua tetes di berikan bagi mereka.

Anak usia 10 tahun penerima Imunisasi Polio, Ata Karoba, ikut ambil bagian menerima vaksin polio. (Fransisca /LPC)

Anak usia 10 tahun penerima Imunisasi Polio, Ata Karoba menyukai imunisasi polio, karena manis dan bertanya kenapa hanya di berikan dua tetes saja untuk masing-masing anak

“Kenapa saya hanya dapat dua tetes Imunisasi ini, saya suka dan manis.Obat ini bagus tidak buat sakit badan, tidak pakai suntik seperti imunisasi lain,”katanya polos.

Suasana Perawat Puskesmas Kama, Lince Hubi, saat memberikan vaksin polio kepada anak – anak. (Fransisca / lintaspapua.com)

Sementara itu, Remaja Usia 15 tahun, Nata Hisage, pada kesempatan ini mengajak keluarga dan teman-temannya untuk imunisasi Polio di Posyandu Kama, Ia menjelaskan lebih baik mendapatkan tetesan polio daripada mengalami kelumpuhan.

“Ada anak kakak di bawa untuk Imunisasi. Saya sudah Imunisasi polio dua kali tahun lalu, teman sekolah juga harus imunisasi, tidak mau sakit layu, sehat bersama,” ujarnya sambil mengendong keponakannya.

Sebelumnya, Posyandu Kama yang terletak di sebelah Puskesmas adalah salah satu wajah berhasilnya Informasi Imunisasi Polio di Wamena.

Sejumlah anak – anak sedang antrian untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mendapatkan Vaksi Polio di Posyandu Kama di Wamena. (Fransisca / LintasPapua.Com)

Hal ini terungkap usai UNICEF dan LSM Kesehatan Gapai melakukan sosialisasi di tempat ibadah, sekolah dan balai pertemuan, door to door, dan warga masing-masing menyampaikan kesanggupan untuk hadir di jadwal tertentu, kemudian hadir sesuai dengan hari yang di pilih untuk membawa anak atau keluarga di Posyandu Kama Wamena, Kamis (28/11/2019).  (Fransisca / LintasPapua.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here