Dukung Operasi Pemadaman Cepat Terlaksana, Satgas PACE Telah Dibentuk

0
264
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran pada BPBD Kabupaten Jayapura, Rustam Mida, S.Sos, M.KP. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura berencana membentuk Satuan Tugas Operasi Padam Cepat (Satgas Pace), untuk membantu atasi permasalahan kebakaran saat pelaksanaan iven PON XX Tahun 2020 berlangsung di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.

Satgas Pace nantinya berisikan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Distrik Sentani Timur dan dibantu oleh masyarakat setempat.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) pada BPBD Kabupaten Jayapura, Rustam Mida, S.Sos, M.KP, menjelaskan, pembentukan Satgas Pace ini selain menyediakan Pos Kebakaran jelang iven PON XX, juga merupakan bentuk tuntutan untuk menciptakan inovasi sesuai bidangnya serta sebagai syarat mutlak dalam mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) II.

“Kebetulan kami sedang mengikuti Diklatpim, dan di dalam diklat ini kami di dorong harus buat inovasi sesuai dengan bidang saya pada bidang pemadam kebakaran. Ya, saya punya ide dan rencana buat pos pemadam kebakaran,” jelas Rustam Mida saat ditemui awak media di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (23/11/2019) sore pekan kemarin.

Katanya, Satuan Padam Cepat atau Satgas Pace ini lokusnya di tempatkan pada Kantor Distrik Sentani Timur. Pemilihan di Distrik Sentani Timur sebagai unit pembantu, karena tahun depan di Sentani timur akan menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

“Semua akan tertuju pada tempat itu saat pelaksanaan PON, sehingga muncul ide saya perlu adanya pos pemadam kebakaran untuk antisipasi apabila terjadi kebakaran, apalagi Pos pemadam kebakaran milik Kabupaten Jayapura di Sentani jaraknya jauh ke lokasi PON,” jelas, Rustam, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Distrik Sentani Timur.

Rustam menambahkan, unit Pos pemadam didirikan yang dibantu Satgas Pace semata-mata untuk menyingkat waktu tempuh apabila terjadi kebakaran, mengingat lokasi kantor pemadam kebakaran milik Pemda Jayapura ke lokasi pelaksanaan PON sangat jauh, sehingga akan sulit melakukan penindakan cepat saat kebakaran terjadi.

“Perlunya di bangun cabang pos pemadam kebakaran di Distrik Sentani timur, satuan tugas pemadam cepat bertujuan mengantisipasi dan lakukan penanganan dengan cepat bila terjadi kebakaran saat perhelatan PON berlangsung,” papar pria yang pernah menjabat sebagai Plt Kepala Badan Kesbangpol dan Sekretaris Kabupaten Jayapura.

“Apalagi stadion atau venue inikan berada di sekitar Kantor Distrik Sentani Timur, dan mudah-mudahan inovasi ini juga akan dilanjutkan kedepannya. Jadi saya minta kepada pihak Pemda bisa mendukung program dan kegiatan yang sedang saya lakukan ini,” kata Rustam.
Menyinggung soal ketersediaan armada, dirinya menyampaikan saat ini armada pemadam kebakaran milik Pemda Jayapura masih sangat terbatas. Jdi perlu ada dukungan lebih soal penambahan armada.

“Jumlah armada di Kabupaten Jayapura ada sekitar 3 atau 4, tapi itu juga belum maksimal. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua. Mudahan-mudahan pemerintah daerah bisa mendorong dan bisa membantu penambahan armada, ya kalau ada penambahan amada sekitar 2 unit akan di tempatkan pada unit pembantu, sebagai bentuk dukungan kepada Satgas pace,” tukas Rustam Mida sekaligus menyampaikan gagasan ini merupakan syarat untuk peserta Diklatpim II. (Irf/ LintasPapua.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here