Ketua GERCIN Provinsi Papua,  Andre Ireuw, saat berbagi kasih. dalam sebuah kegiatan. (ISTIMEWA)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  –  Ketua DPD Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin Indonesia) Provinsi Papua menyurati DPP Partai Nasdem di Jakarta untuk meninjau ulang pengangkatan Johny Banua Rouw Sebagai Ketua DPRP (Dewan Perwakilan Rakyat Papua) Periode 2019-2024.

Andrew Irreuw memberi alasan karena masih banyak kader partai Nasdem anak Asli Papua yang bisa diandalkan untuk menjadi ketua DPRP Papua dan dipercaya akan sanggup menjaga Papua dalam NKRI.

“Kita usulkan yang menjadi Ketua DPRP Papua adalah orang asli Papua. karena Johny Banua Rouw Bukanlah Orang Asli Papua,” ujar Andrew Irreuw di Jayapura, Jumat (21/11/2019).

DPD Gercin Papua juga meminta kepada Johny Banua Rouw agar legowo dan memberikan kesempatan kepada putra asli papua untuk menjadi Ketua DPRP Papua.

“Hal ini sangatlah penting sebab posisi papua sangat strategis dalam NKRI secara geo politik dan geo ekonomi, oleh sebab Itu di butuhkan putra asli papua yang memiliki Idealisme yang kuat terhadap keutuhan NKRI untuk bisa di percayakan menjadi ketua DPRP Papua sehingga bisa menjaga papua dalam NKRI,” sebut Andrew.

“Yang kami inginkan adalah ketua DPRP provinsi Papua adalah orang asli papua sedangkan keaslian Johny Banua Rouw dipertanyakan dan bukan anak asli Papua,” ungkapnya

Andrew memperkirakan masalah Ini akan menimbulkan dinamika dan pro kontra di tegah tegah masyarakat serta bisa berdampak pada konflik horisontal.

“Selama periode kepemimpinannya dan menjadi anggota DPR Provinsi Papua dari Partai Demokrat untuk periode 2014-2019 Johny Banua Rouw masuk kantor kurang lebih hanya 20 hari dari 1460 hari menjadi anggota DPRP, oleh karenanya dengan aktivitas yang minim sebagai anggota dewan, bagaimana mungkin dapat melaksanakan tugas-tugas kedewanan dan bagaimana bisa mempertanggung jawabkan dana anggota yang diterima, karena sebelumnya dilapangan dan terutama di dapilnya sama sekali tidak pernah turun untuk bertemu konstituennya,” kata Andrew. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here